Arus Balik Menuju Jakarta, Isi BBM Sebelum Masuk Tol Semarang

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan pemudik arus balik terjebak kemacetan di kawasan gerbang tol Wilangan, Madiun, Jawa Timur, Selasa, 19 Juni 2018. Puncak arus balik pemudik di jalan tol Ngawi-Wilangan tersebut diperkirakan terjadi pada 19-20 Juni 2018. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Sejumlah kendaraan pemudik arus balik terjebak kemacetan di kawasan gerbang tol Wilangan, Madiun, Jawa Timur, Selasa, 19 Juni 2018. Puncak arus balik pemudik di jalan tol Ngawi-Wilangan tersebut diperkirakan terjadi pada 19-20 Juni 2018. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi H+3 Lebaran akan menjadi puncak arus balik mudik. Di hari itu, pemudik mulai meninggalkan kampung halamannya.

    Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyampaikan bahwa H+3 Lebaran atau tepatnya 9 Juni 2019 masyarakat mulai memadati ruas jalan untuk kembali ke Jakarta, termasuk Jalan Tol Trans Jawa. 

    Jasa Marga memprediksi pada puncak arus balik mudik Lebaran itu sekitar 104 ribu kendaraan akan melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Jakarta.

    “Untuk itu kami mengimbau masyarakat tidak fokus hanya pada satu tanggal tertentu saja. Untuk pemudik yang menggunakan akses jalan tol dapat menikmati diskon tarif tol sebesar 15 persen pada tanggal 10-12 Juni 2019. Ini diharapkan menarik minat masyarakat sehingga distribusi lalu lintas arus mudik dapat menjadi maksimal,” kata Desi dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

    Baca juga: Mudik 2019, Waspada 5 Titik Rawan Kejahatan Jalur Lintas Sumatera

    Desi juga menghimbau pemudik agar tidak lupa memperhatikan kesiapan perjalanan balik. Baik dari kondisi kendaraan maupun penggunanya, serta yang lainnya.

    “Isi BBM dan saldo uang elektronik dengan maksimal sebelum masuk ke jalan tol. Ini untuk menghindari kepadatan yang bisa terjadi di gerbang tol akibat kurang saldo dan kepadatan di rest area karena BBM habis. Selain itu cek kondisi kendaraan, pastikan kondisinya baik, agar tidak mengalami gangguan yang dapat mengurangi kapasitas lajur,” imbau Desi.

    Jasa Marga juga mengimbau agar pengguna jalan dapat memonitor lalu lintas sebelum melakukan perjalanan. Bagi pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan mudik, diimbau agar berangkat pada pagi hari untuk menghindari kecenderungan jam favorit arus balik pada siang-sore hari.

    Kementerian Perhubungan dan Kepolisian sudah menyiapkan skenario untuk agar perjalanan arus balik berjalan lancar. Salah satunya adalah wacana penerapan sistem one way atau satu arah dari Tol Semarang hingga Cawang, Jakarta. 

    Baca juga: Mudik Lebaran, Menhub Kaji Aturan Ganjil- Genap di Tol Trans Jawa

    Dari pantauan Tempo saat mudik dari Jakarta menuju Solo, Rest Area menjadi sumber kemacetan di tol Trans Jawa. Pemudik yang ingin mengisi bahan bakar minyak juga kesulitan masuk ke Rest Area. Pemudik diharapkan sudah mengisi bahan bakar minyak penuh sebelum masuk ke tol Semarang.

    Hal ini untuk menghindari kehabisan bahan bakar dalam perjalanan menuju Jakarta. Rest Area di tol Trans Jawa diperkirakan masih akan menjadi titik kemacetan karena pemudik yang ingin beristirahat maupun ingin mengisi bahan bakar. 

    Jika Rest Area di jalur tol penuh dan harus mengisi bahan bakar, pemudik dapat mengisinya di SPBU yang letaknya tidak jauh dari pintu tol (daftar SPBU terdekat dari pintu tol klik link berita di bawah ini). Jaraknya sekitar 500 meter hingga 5 kilometer dari pintu tol. 

    Baca juga: Arus Balik Macet, SPBU di Luar Tol Trans Jawa Jadi Pilihan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.