CEV Moto3 Barcelona: Mario Suryo Aji Cidera, Absen dari Balapan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi terakhir Mario Suryo Aji usai mengalami cidera patah pada bagian tangan. Sumber: akun facebook @Astra Honda Racing Team

    Kondisi terakhir Mario Suryo Aji usai mengalami cidera patah pada bagian tangan. Sumber: akun facebook @Astra Honda Racing Team

    TEMPO.CO, Jakarta - Mario Suryo Aji, pembalap Astra Honda Racing Team tidak bisa mengikuti race putaran keempat Kejuaraan CEV Moto3 di Barcelona, Spanyol pada Ahad 9 Juni 2019. Hal ini disebabkan Mario mengalami cidera saat mengikuti latihan bebas pada Kamis 6 Juni 2019.

    Baca: Komentar Mario Suryo Aji Usai Raih Posisi 4 CEV Moto3

    Pembalap berusia 15 tahun tersebut mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kirinya. Cidera tersebut setelah ia terjatuh pada sesi latihan bebas kedua pada Kamis. Selanjutnya, Mario langsung menjalani operasi pada hari Jumat, pukul 12.00 waktu setempat dan ditangani oleh dokter berpengalaman di MotoGP, Dr. Mir.

    Mario Aji kini fokus pemulihan cidera dan menatap seri berikutnya untuk tetap kompetitif.

    “Sayang sekali saya terjatuh saat latihan resmi hari Kamis lalu. Saat diperiksa oleh tim dokter, ternyata pergelangan tangan saya patah. Jadi saya harus menjalani operasi. Operasi berjalan lancar dan kondisi saya sudah lebih baik. Terima kasih kepada dokter Motogp, Dr. Mir. Sekarang saya akan berusaha untuk pulih sesegera mungkin dan kembali lebih kuat di FIM CEV,” kata Mario dikutip dari akun Astra Honda Racing Team.

    Baca Juga: Alasan Honda Memilih Mario Suryo Aji Naik Kelas ke CEV Moto3

    Sangat disayangkan, Mario Aji harus absen dari balapan CEV Moto3 mengingat ia cukup kompetitif bersaing dengan pembalap Eropa. Balapan CEV Moto3 di Barcelona akan digelar Minggu 9 Juni 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kecelakaan Tol Cipali Dipicu Bus yang Supirnya Diserang Penumpang

    Kecelakanan Tol Cipali melibatkan empat kendaraan beruntun di kilometer 150, Senin dinihari, 17 Juni 2019 dipicu serangan penumpang pada supir.