Suzuki Burgman 125 cc Cukup Nyaman, Namun Ada Satu Kekurangannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Burgman Street 125 yang dipajang di Arena Jakarta Fair 2019. TEMPO/Wira Utama

    Suzuki Burgman Street 125 yang dipajang di Arena Jakarta Fair 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Burgman Street 125 cc menjadi pusat perhatian pengunjung booth Suzuki di Jakarta Fair 2019. Sayangnya motor jenis matik ini belum dipasarkan di Indonesia.

    Baca Juga: Keiritan Suzuki Burgman 125 Diklaim 50 KM/L, Ini Spek Lengkapnya

    "Sejak dipasang, banyak orang yang nanya. Tapi kami belum bisa jawab berapa harga karena belum masuk ke Indonesia," kata Halim, salah satu Sales Suzuki di Jakarta Fair 2019 yang ditemui, Senin, 10 Mei 2019.

    Meski demikian, Halim berujar bahwa Matik Suzuki Burgman yang bertenaga 150 cc rencananya akan masuk ke Indonesia. "Kita juga belum tahu pastinya, cuman yang saya dengar justru yang 150 cc itu yang akan masuk,"ujar dia.

    Suzuki Burgman Street 125 yang dipajang di Arena Jakarta Fair 2019. TEMPO/Wira Utama

    Adapun spek dari Suzuki Burgmen sepintas menyerupai matik kelas premium. Body bongsor, bagasi luas, dan jok yang lebar. Saat dinaiki cukup nyaman. Untuk fitur penunjang, motor ini juga dilengkapi USB Charger dan speedometer digital.

    Suzuki Burgman Street 125 yang dipajang di Arena Jakarta Fair 2019. TEMPO/Wira Utama

    Hanya saja, Burgman 125 cc ini juga sekilas terlihat kurang apik dengan pemasangan velg berdimater 10 inci. Lebih kecil dari lingkaran depan, yakni 12 inci. Kekurangan ini juga banyak dikeluhkan para pengunjung. Menurutnya, mereka bodi motor terlihat lurang padu dengan roda.

    Baca Juga: Melongok Lebih Dekat dengan Matik Suzuki Burgman Street 125 

    "Dari aspek kenyamanan okelah, pengunjung juga suka. Cuma itu aja, lingkaran bannya yang kecil," ucap Halim.

    WIRA UTAMA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.