Bentley Flying Spur Disebut Sedan Paling Mewah, Ini Kelebihannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bentley Flying Spur generasi ketiga. Sumber: carscoops.com

    Bentley Flying Spur generasi ketiga. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti yang dijanjikan produsen mobil mewah asal Inggris, Bentley, mengungkapkan Flying Spur generasi terbarunya punya rangkaian teknologi yang lebih canggih.

    Dilansir Carscoops, Bentley Flying Spur generasi ketiga sudah mulai bisa dipesan pada musim gugur tahun ini. Namun pengiriman baru mulai dilakukan awal 2020.

    Baca Juga: Bentley Continental GT Dirilis Harga Rp 8888 M, Ini Kemewahannya

    Dari segi desain, mobil tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya. Namun, berdasarkan informasi yang lebih detil mengungkapkan bahwa Flying Spur terbaru dibuat dengan basic yang sama dengan Bentley Continental GT terbaru yang digunakannya untuk berbagi platform dan fondasi.

    Bentley mengklaim Flying Spur terbaru sebagai gambaran mobil Grang Touring Sport Sedan termewah dan canggih seantero dunia.

    Seperti pendahulunya, Flying Spur terbaru dikatakan menggabungkan kinerja sebuah limusin mewah dan sedan sport berbekal teknologi mutakhir, yang dimulai dengan penggunaan aluminium dan sasis komposit yang benar-benar baru dan canggih, serta 48-volt active anti- roll bars.

    Interior Bentley Flying Spur generasi ketiga. Sumber: carscoops.com

    Lalu, mobil juga dibekali Electronic All-Wheel Steering untuk pertama kalinya pada produk Bentley, dikombinasikan dengan Active All-Wheel Drive dan Bentley Dynamic Ride, serta suspensi udara baru dengan pegas udara tiga ruang yang diklaim menggabungkan kenyamanan dari mobil limusin dan tingkat kontrol tubuh mobil sport.

    Baca Juga: Bentley Menyiapkan Model Ultra Ekslusif untuk Orang Super Kaya

    Sedan mewah ini juga dilengkapi berbagai sistem bantuan pengemudi baru sebagai standar, termasuk Traffic Assist, City Assist, dan Blind Spot Warning.

    Soal penggerak, model range-topping ditenagai oleh mesin W12 twin-turbo 6.0-liter yang mampu menghasilkan 626 hp dan torsi 900 Nm (664 lb-ft). Mesin dikawinkan dengan transmisi dual kopling delapan percepatan.

    Dengan mesin tersebut memungkinkan Flying Spur terbaru mampu berlari dari 0 hingga 100 km / jam dalam 3,8 detik (0-60 mph dalam 3,7 detik) dan mencapai 333 km / jam (207/mph).

    Perbedaan yang signifikan dibandingkan pendahulunya adalah Flying Spur punya jarak sumbu roda yang lebih panjang yakni 130 mm (5,1 inci), sehingga menawarkan kabin yang lebih luas dan mewah.

    Bagian dashboard sebagian besar mengadopsi dari Continental GT, termasuk konsol tengah dengan pilihan layar sentuh digital 12,3 inci, dial analog atau veneer detoksifikasi digital. Sentuhan modern juga mencakup tampilan panel instrumen digital HD, layar sentuh kendali jarak jauh untuk penumpang belakang, dan sunroof kaca panoramik di atap mobil.

    Wheelbase yang lebih panjang tadi ternyata juga berdampak pada desain eksterior, yang membuat mobil tampil lebih megah dan maskulin. Sorotan desain meliputi, roda 21-inci baru, lampu utama matriks LED efek kristal dengan lengan krom, dan lampu belakang LED baru dengan signature "B".


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.