Toyota Land Cruiser Terbaru Akan Tinggalkan Mesin V8

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desain awal Toyota Land Cruiser terbaru. Sumber: carsensor.com

    Desain awal Toyota Land Cruiser terbaru. Sumber: carsensor.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu produk ikonik Toyota yakni Land Cruiser dikenal sebagai mobil bergaya off-road dengan mesin V8 yang tangguh.

    Namun seperti yang dilansir Motor1, untuk generasi terbaru Toyota Land Cruiser 300 Series terbaru akan meninggalkan mesin V8 dengan opsi bahan bakar disel ataupun bensin yang dikenal mampu menjadikan Land Cruiser sebagai mobil off road yang tangguh.

    Baca Juga: Melongok Kemewahan Toyota Land Cruiser Prado 2019

    Sebagai gantinya, Toyota Land Cruiser 300 Series terbaru diprediksi bakal mengusung mesin V6 turbocharged dengan pilihan bensin dan disel. Mobil dikabarkan bakal meluncur pada 2021.

    Faktor yang membuat Toyota beralih dari mesin V8 ke V6 untuk Land Cruiser 300 Series terbaru ialah masalah efisiensi dan emisi gas buang. Seperti yang disampaikan Kepala Perencanaan dan Pengembangan Produk untuk Toyota Australia, Bernard Nadal.

    Ia menyebut selain Toyota menurutnya banyak juga merek mobil lain yang mulai beralih dari mesin V8 ke mesin yang lebih rendah.

    "Anda akan melihat sebagian besar merek bergeser dari V8, baik itu konfigurasi bensin atau diesel. Alasan umumnya untuk mengejar efisiensi bahan bakar dan untuk mengurangi emisi CO2," ujarnya.

    Baca Juga: Penyebab Desain Baru Toyota Land Cruiser Ditolak Para Petinggi

    Tidak salah jika Toyota mengambil langkah tersebut dengan alasan pengurangan emisi CO2. Karena hal tersebut merupakan gerakan yang telah disetujui dan sudah banyak yang mengimplementasikan di seluruh negara di dunia untuk menjaga bumi.

    MOTOR1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.