Istri Bekas Bos Nissan Carlos Ghosn Minta Trump Bebaskan Suaminya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Carlos Ghosn, Chairman and CEO of the Renault-Nissan Alliance, berpose dengan mobil listrik Renault K-ZE saat peluncuran mobil tersebut di acara

    Carlos Ghosn, Chairman and CEO of the Renault-Nissan Alliance, berpose dengan mobil listrik Renault K-ZE saat peluncuran mobil tersebut di acara "The Electrical Revolution: The Story Continues" dalam pembukaan Paris Auto Show di Paris, Prancis, 1 Oktober 2018. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri dari Carlos Ghosn, Carole Ghosn, meminta kepada presiden Amerika Serikat Donald Trump, untuk menolong kasus yang sedang dialami suaminya di Jepang, pada Pertemuan Pimpinan Negara bulan ini.

    Pertemuan itu sendiri tergabung dalam G20 akan diselenggarakan bulan ini di Osaka, Jepang pada28-29 Juni 2019.

    "Saya ingin Presiden Trump untuk berbicara kepada Perdana Menteri Abe untuk keadilan, masa penahanan yang adil, berikan saya kesempatan berbicara dengan suami saya lagi, serta hargai pengakuan tidak bersalahnya hingga nanti benar-benar terbukti salah," ujar Carole Ghosn, seperti yang dikutip dari Carscoops.

    Baca Juga: Ini Perbedaan All New Nissan Livina dengan Xpander, Pilih Mana?

    Carlos Ghosn sendiri saat ini masih berada dalam tahanan Jaksa Jepang. Sebelumnya Ghosn sempat diberikan kelonggaran bebas sementara hingga persidangan dengan berbagai syarat, namun ia Ghosn melanggarnya dan harus kembali mendekam di tahanan.

    Ghosn tidak diizinkan lagi berkomunikasi dengan istrinya sejak 4 April 2019 lalu oleh Kejaksaan Jepang. "Mereka mengatakan kepadanya salah satu syarat bebas sementara mereka adalah larangan berbicara kepada saya, yang mana itu tidak manusiawi," lanjut Carole.

    Wanita ini juga meyakinkan bahwa suaminya sama sekali tidak bersalah. Selain itu, menurutnya masalah seperti harusnya bisa diselesaikan secara internal oleh pihak perusahaan.

    Baca Juga: Alasan All New Nissan Livina 2019 Pakai Basis Mitsubishi Xpander

    "Semua ini harusnya bisa diselesaikan oleh internal perusahaan ini. Harusnya ini tidak menjadi berkepanjangan seperti ini dan terlepas dari itu semua suami saya tidak bersalah dan waktu akan memberikan jawabannya," jelas Carole.

    Sebelum memohon pada Trump, Carole juga sempat meminta bantuan pada Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Namun sejauh ini tidak ada tanggapan dari pemerintah Prancis menyikapi salah satu warga negaranya yang terpaut kasus di Jepang.

    Untuk diketahui, Carlos Ghosn ditangkap pada 19 November 2018 lalu atas dugaan manipulasi nilai pendapatannya selama menjadi pemimpin Nissan. Ia juga dituduh melakukan pengkhianatan terhadap perusahaan Jepang itu dan sampai saat ini Ghosn membantah setiap tuduhan yang kepadanya.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.