Bersaing dengan Lambretta, Piaggio: Kami Punya Identitas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deretan motor Piaggio-Vespa di dealer Jalan Jatinegara Timur, No.170, Jakarta Timur, Selasa 18 Juni 2019. TEMPO/Wira Utama

    Deretan motor Piaggio-Vespa di dealer Jalan Jatinegara Timur, No.170, Jakarta Timur, Selasa 18 Juni 2019. TEMPO/Wira Utama

    TEMPO.CO, JakartaLambretta hadir di Indonesia menjadi pesaing PT Piaggio Indonesia. Keduanya akan bersaing di segmen skuter modis kelas menengah. Lambretta memiliki V12 sedangkan Piaggio tampil dengan produk Vespa yang melegenda.

    Presiden Director PT Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengaku bahwa manajemen tidak merasa terintimidasi dengan kehadiran Lambretta. Sebaliknya, pria yang hampir enam tahun tinggal di Indonesia ini mengapresiasi masuknya merek lain Italia tersebut ke Indonesia.

    Baca Juga: Tak Perlu Takut Mengoleksi Vespa Tua, Ini Tips Merawatnya

    "Kami sama sekali tidak terintimidasi kehadiran mereka [Lambretta]. Sebaliknya, kami menyambut baik kehadiran mereka karena akan semakin meramaikan pasar skutik premium. Konsumen jadi memiliki banyak pilihan," ujarnya dalam di sela-sela acara pembukaan diler Piaggio di Jatinegara, Jakarta, Selasa 18 Juni 2019.

    Menurutya, sejak awal Piaggio sudah siap dengan persaingan di kelas skutik premium yang pasti semakin ketat. Pilihan produk yang menjangkau segmen pasar yang sangat luas menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki Piaggio.

    Optimisme Piaggio dalam merangkul pasar yang semakin luas, tampak dari perluasan jaringan dealer, hingga penerapan DNA Piaggio di semua lini produk dan layanan lainnya. "Kami punya produk mulai dari entry level hingga kelas atas. Kami memiliki identitas sendiri. Jadi kami tetap optimistis," imbuhnya.

    Baca Juga: Skuter Lambretta Tua Harga Lampaui Xpander, Ditawar Rp 220 Juta

    Perluasan jaringan dealer juga baru saja dilakukan PT Piaggio Indonesia bekerja sama dengan PT Dwi Pratama Mandiri di bilangan Jatinegara. Diler yang mengusung konsep 3S (sales, service, spare parts) tersebut merupakan diler ke-3 hasil kerja sama dua perusahaan tersebut dan diler ke-2 Piaggio di kawasan Jakarta Timur.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.