Renault Triber, Calon Rival Toyota Calya dan Daihatsu Sigra

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 2019 - Nouveau Renault TRIBER (https://group.renault.com)

    2019 - Nouveau Renault TRIBER (https://group.renault.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Renault meluncurkan mobil keluarga serbaguna atau multi purpose vehicle (MPV) bernama Renault Triber, yang menyasar pasar di negara berkembang, termasuk India dan Indonesia.

    Mobil berdimensi panjang 3,9 meter dengan lebar 1,7 meter itu dirancang untuk mengangkut tujuh orang penumpang. Mobil ini memakai mesin 3-silinder, dan jika masuk ke pasar Indonesia akan menjadi pesaing duet kembar Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

    Baca juga: Renault Triber Hadir Sebagai MPV Murah, Ini Teknologi Canggihnya

    Secara tampilan, Triber mengadopsi wajah Renault Kwid karena kemiripan bagian depan dengan model hatcback entry level itu. Berdasarkan gambar dari laman resmi Renault, tampilan wajah Triber menampilkan lampu depan yang lebih besar namun proporsional, DRL LED berbentuk garis horisontal serta grille khas Renault yang memisahkan kedua lampu.

    MPV itu mengadopsi platform CMF-A dari Renault Kwid. Mobil dengan transmisi manual 5-percepatan itu diklaim dapat mengeluarkan kekuatan 72PS dengan torsi 96Nm.

    Menurut rencana, Renault akan menyuguhkan opsi transmisi AMT pada tahun depan.

    Baca juga: Begini Tampang Renault Triber: Bagian Depan Lebih Mirip SUV

    Layaknya mobil untuk keluarga muda, Renault menyematkan sistem hiburan layar sentuh yang bisa terhubung Apple CarPlay dan Android Auto. Ada juga fitur keselamatan ABS, sensor parkir belakang serta kamera parkir.

    Di Indonesia, Renault Triber diperkirakan meluncur pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 pada Juli 2019. Menarik ditunggu, terutama soal harga yang besar kemungkinan berada di bawah Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.