Ekspedisi Terios 7 Wonders Jelajahi Pontianak-Kuching

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daihatsu Terios 7 Wonders menjelajah Pontianak-Kuching, 21 Juni 2019. TEMPO/Fery Firmansyah.

    Daihatsu Terios 7 Wonders menjelajah Pontianak-Kuching, 21 Juni 2019. TEMPO/Fery Firmansyah.

    TEMPO.CO, Pontianak - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menggelar ekspedisi Daihatsu Terios 7 Wonders dengan tema Borneo Exploration. Kali ini, tujuh sport utility vehicle (SUV) All New Daihatsu Terios menjelajahi kawasan perbatasan Kalimantan Barat hingga ke Kuching, Malaysia.
    Perjalanan dimulai dari showroom Astra Daihatsu Pontianak, Jumat 21 Juni 2019.

    Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, mengatakan ekspedisi Terios 7 Wonders memilih rute Pontianak-Kuching karena selain eksotis juga menandai perjalanan menuju tapal batas Malaysia melalui jalur darat. "Sarat pengalaman menantang," ujarnya.

    Baca juga: Di Kalimantan, Daihatsu Terios Manual Lebih Laris

    Tim ekspedisi kemudian mengunjungi destinasi "wonders" pertama yakni Rumah Adat Dayak Radakng. Ini adalah replika rumah adat suku Dayak Kanayant dan dinobatkan sebagai rumah panggung terbesar oleh Museum Rekor Indonesia. Rumah yang bisa diisi 100 kepala keluarga ini memiliki panjang 138 meter dan tinggi tujuh meter untuk menghindari serangan binatang buas dan antisipasi banjir.

    Terios 7 Wonders 2019 menjelajah Pontianak-Kuching, 21 Juni 2019. TEMPO/Fery Firmansyah

    Dari Pontianak tim melanjutkan perjalanan sejauh 300 kilometer selama lima jam ke Entikong, titik perbatasan Indonesia dengan Sarawak, Malaysia. Rute yang dilalui ialah hutan, perkebunan kelapa sawit, dan perumahan penduduk. Beberapa gereja sederhana namun indah menjadi pemandangan menarik di sela-sela perjalanan.

    Jalanan di wilayah Indonesia relatif mulus dan sudah dilapisi aspal. Namun masih banyak lubang dan permukaan jalan yang tak rata. Sesekali Daihatsu Terios yang kami kendarai melewati tanjakan kecil sehingga penumpang kadang terpontal-pontal. Di sini, kekuatan All New Daihatsu Terios yang dilengkapi stabilizer depan dan belakang, vehicle stability control, steering yang reponsif serta penambahan body reinforcement di beberapa titik diuji .

    Baca juga: Di Kalimantan, Penjualan Daihatsu Terios Kalahkan Xenia 

    Di perbatasan Entikong, tim mendapatkan pengalaman menarik saat melewati pemeriksaan detail untuk menembus ke Malaysia. Selain dokumen keimigrasian, kendaraan pun tak luput dari pemeriksaan. Salah satu yang berbeda dengan di Indonesia ialah ketentuan soal kaca film. Di Negeri Jiran, mobil hanya diperkenankan dilapisi kaca film dengan tingkat proteksi 20 persen.

    Perjalanan tim ekpedisi Terios 7 Wonders dari Pontianak menuju Sarawak, Malaysia, sejauh 300 kilometer. 21 Juni 2019. TEMPO/Fery Firmansyah

    Dari Entikong perjalanan dilanjutkan ke Kuching dengan jarak 200 kilometer. Durasi perjalanan selama tiga jam melintasi perkebunan sawit dan hutan. Namun jalan aspal di wilayah Malaysia relatif lebih mulus dan rata. Tiba di Kuching, tim Terios 7 Wonders mengunjungi Monumen Kuching Statue yang merupakan ikon negara bagian Sarawak serta area wisata sungai Kuching waterfront.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.