Blancpain GT Suzuka: Aksi Agresif Rio Haryanto Jadi Sorotan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, di sesi kualifikasi Blancpain GT World Challenge Asia di Suzuka, Jepang, 21 Juni 2019. (SRO)

    Pembalap tim T2 Motorsports, Rio Haryanto, di sesi kualifikasi Blancpain GT World Challenge Asia di Suzuka, Jepang, 21 Juni 2019. (SRO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama mantan pembalap Formula 1 asal Solo, Rio Haryanto, menjadi sorotan komentator pada Race ke-2 ajang balap Blancpain GT World Challenge Asia yang diselenggarakan di Suzuka, Jepang pada tanggal 23 Juni 2019 pukul 11:10 waktu setempat.

    Start pada posisi ke-18, Rio Haryanto sebagai driver pertama T2 Motorsports di race kali ini, tampil agresif dari awal hingga akhir. Dalam kurun waktu 10 menit, Rio berhasil menyalip 4 mobil di depannya dan naik ke posisi 14.

    Baca juga: Rio Haryanto Posisi 2 FP2 Blancpain GT Suzuka

    Rio yang memiliki jatah sebanyak 16 lap tidak menyia-nyiakan setiap peluang yang ada hingga berhasil memperoleh posisi 7 secara overall di lap ke-15. Duel seru terjadi antara Rio dengan pembalap Porsche beberapa lap menjelang masuk pitstop. Aksinya disebut komentator sangat klasik, mirip seperti yang sering ditunjukkan Rio saat masih berlaga di balap GP2 (sekarang F2).

    Tak disangka-sangka, saat final lap berlangsung, Rio melesat ke posisi 2 secara keseluruhan. Rio yang lihai dalam memanfaatkan momentum dan peluang tak ayal menjadi sorotan para komentator di ajang balap tersebut.

    Rio Haryanto berhasil mewariskan posisi ke-2 untuk second driver T2 Motorsports, Gregory Teo, yang merupakan driver pengganti David Tjiptobiantoro khusus untuk ajang balap Blancpain GT World Challenge Asia yang diselenggarakan di Suzuka.

    Baca juga: Rahasia Rio Haryanto Tercepat Kedua di FP2 Blancpain GT Suzuka

    Potensi Rio Haryanto di ajang balap kali ini memang sudah terlihat dari sesi free practice yang diadakan pada hari Jumat, 21 Juni 2019, dengan mendapat peringkat 2 secara keseluruhan dan juga peringkat 3 pada sesi official practice yang diadakan pada hari Sabtu, 22 Juni 2019.

    Sangat disayangkan, sesaat setelah switching driver dengan Gregory Teo, mobil Ferrari 488 GT3 T2 Motorsports ditabrak oleh salah satu mobil kelas GT4 dari belakang sehingga tidak dapat mempertahankan posisi podiumnya hingga akhir balapan dan T2 Motorsports harus puas dengan peringkat 17.

    “Saya sudah berusaha memberikan hasil yang semaksimal mungkin di ajang balap kali ini dengan tampil kompetitif sehingga dapat menyusul cukup banyak driver," kata Rio Haryanto usai balapan.

    Seri berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang, pada 5-7 Juli 2019. Tempo.co akan melaporkan aksi Rio Haryanto dan David Tjiptobiantoro langsung dari Fuji Speedway.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.