Mitsubishi Dikabarkan Sedang Siapkan Sedan Lancer Evo 11

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Renault Clio akan memiliki model dari Megane RS. Sumber: carscoops.com

    Renault Clio akan memiliki model dari Megane RS. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mitsubishi Motors telah menyatakan perusahaan asal Jepang itu akan fokus pada pasar truk multiguna dan kabin ganda. Pada segmen mobil penumpang, Mitsubishi memiliki kemitraan pengembangan bersama Nissan Motor. Banyak orang percaya bahwa Mitsubishi seharusnya tidak meninggalkan keluarga Lancer dan memasukkan Evolution dengan mudah.

    Baca: 10 Mobil Terlaris Mei 2019: Toyota Rush Salip Mitsubishi Xpander

    Seiring waktu, banyak muncul rumor kehadiran Lancer Evo masa kini. Tapi masih belum ada mobil prototipe yang muncul atau rencana yang jelas diumumkan, tetapi berita terbaru dari sumber internal muncul lagi.

    Sumber itu mengatakan kepada majalah AutoCar bahwa Mitsubishi berencana untuk menghadirkan mobil Lancer Evolution dari keluarga dengan performa tinggi dalam bentuk sedan dan hatchback. Model baru ini akan dikembangkan berdasarkan All NEW Renault Megane RS, yang menggunakan sasis CMF-C/D. F4 hadir dengan mesin bensin 4-silinder 2.0 liter turbo, transmisi otomatis. Tentu saja, mesin itu akan dicocokkan dengan sistem penggerak empat roda S-AWD yang merupakan rekayasa karya besar Mitsubishi.

    Baca: MPV Mini Mitsubishi Ini Mirip Xpander, Calon Pesaing Toyota Agya

    Mesin dari Renault Megane RS 300 Trophy, dipasangkan dengan motor listrik Hybrid yang dikembangkan oleh Renault, Nissan dan Mitsubishi. Dari 300 tenaga kuda, nanti power akan ditingkatkan agar sebanding dengan Subaru WRX STi S209 menjadi 341 tenaga kuda (BHP). Saat ini, menunggu saja kapan mobil ini hadir atau sekadar rumor.

    AUTOCAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.