Lawan Toyota Avanza, DFSK Luncurkan MPV Tahun Depan?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pikap DFSK Super Cab yang digunakan untuk uji jalan bahan bakar biodiesel B30. (Dok. DFSK)

    Pikap DFSK Super Cab yang digunakan untuk uji jalan bahan bakar biodiesel B30. (Dok. DFSK)

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen asal Cina, Dongfeng Sokon atau DFSK yang memfokuskan untuk memproduksi mobil Sprot Utility Vehicle (SUV) di Indonesia nampaknya tergiur untuk meluncurkan segmen mobil terlaris saat ini di Indonesia yakni Multi Purpose Vehicle (MPV).

    Hal tersebut kemungkinan akan dilakukan PT Sokonindo Automobile selaku agen resmi pemegang merek DFSK di Indonesia pada 2020 nanti.

    Baca Juga: Penjualan DFSK 2019, Supercab Terlaris Salip Glory 580

    Namun seperti yang disampaikan Head of Sales Department PT. Sokonindo Automobile, Edward Deng, hal tersebut belum bisa dikonfirmasi secara spesifik. Selain MPV kemungkinan DFSK juga akan kembali meluncurkan model L-SUV.

    "Untuk model tahun depan, masih belum pasti. Kami masih diskusikan secara internal. Mungkin large size SUV serta middle size MPV juga," ujarnya kepada wartawan di Serang, Kamis 27 Juni 2019.

    Selain itu Edward juga mengatakan, produsen asal Cina itu akan meluncurkan 1-2 produk tiap tahunnya di Indonesia. Untuk tahun ini Edward menyebut pihaknya masih fokus pada model SUV.

    Baca Juga: DFSK Akan Bawa Kejutan di GIIAS 2019: Hadirkan Mobil Listrik

    Namun untuk tahun depan sekali lagi Edward mengatakan, kemungkinan DFSK bakal menghadirkan mobil jenis MPV di Indonesia.

    "Setiap tahun, kami akan punya satu sampai dua model yang diperkenalkan di negara ini. Pada momen ini kami fokus (SUV). Pada pada tahun-tahun mendatang kami juga akan memperkenalkan MPV baru juga di Indonesia," katanya.

    Untuk diketahui Di China, DFSK memiliki sejumlah produk MPV, seperti Glory 330S yang hadir dengan pilihan mesin disel 1.3L dan bensin 1.5L, dan Glory S370 yang dibekali mesin 1.5L.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.