Menghitung Biaya Perawatan Mobil Hybrid, Seberapa Mahal?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Astra Motor memamerkan 13 unit mobil berteknologi hybrid di IIMS 2019, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang baru dluncurkan pada 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Toyota Astra Motor memamerkan 13 unit mobil berteknologi hybrid di IIMS 2019, termasuk Toyota C-HR Hybrid yang baru dluncurkan pada 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang 2019, Toyota Indonesia telah meluncurkan dua kendaraan bermesin hybrid, yakni Toyota Camry dan Toyota C-HR. Lantas bagaimana dengan biaya perawatan mobil hybrid

    Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, perawatan Camry hybrid dan C-HR hybrid sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mobil Toyota lainnya. Pasalnya, teknisi Toyota dari Auto2000 juga memiliki kompetensi untuk mengatasi mobil konvensional hingga hibrida.

    “Meski dilengkapi motor listrik atau generator, dalam perawatan berkala antara kendaraan konvesional dengan kendaraan hybrid relatif sama, komponen yang diganti saat servis berkala juga sama,” ujarnya seperti dilansir laman resmi Auto2000, Selasa, 2 Juli 2019. 

    Baca juga: Toyota: Perawatan Mobil Hybrid Lebih Murah

    Suparna menjelaskan, setiap servis berkala, teknisi akan melakukan pembersihan pada selang pipa pendingin untuk baterai hybrid, dan biayanya sudah termasuk dalam servis berkala, biaya servisnya juga sama dengan kendaraan bermesin kovensional.

    Dia menuturkan, mobil hibrida juga aman untuk dibawah jalan jauh karena mesin konvensional akan menopang kinerja mesin hibrida. Tambah lagi, konsumsi bahan bakar kendaraan hibrida jauh lebih efisien dibandingkan mobil konvensional.

    “Fungsi utama adalah untuk meningkatkan efisiansi bahan bakar sekaligus meningkatkan akselerasi, sumber listrik juga dari kendaraan tidak seperti mobil listrik yang perlu charging,” katanya.

    Baca juga: Ini yang Harus Diwaspadai Pemilik Toyota Camry Hybrid

    Adapun, Camry Hybrid mengusung mesin A25A-FXS berkapasitas 2.487 cc. Tenaga yang dihasilkan mampu mencapai 178 ps pada 5.700 rpm dengan torsi 22,5 kgm pada 3.600-5.200 rpm, untuk motor listriknya memiliki tenaga 20.6 kgm.

    Sementara untuk C-HR, dibekali mesin tipe 2ZR-FXE berkubikasi 1.798 cc dengan tenga 100 ps/6.400 rpm dan torsi 14,4/4.000, dan dikombinasikan motor listrik yang memiliki tenaga 36 ps.

    Toyota memasarkan Toyota Camry Hybrid seharga Rp809,4 juta, sementara Toyota C-HR hybrid seharga Rp523,35 juta.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.