Royal Enfield Siapkan Motor 250cc Ancam Produsen Jepang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Royal Enfield Classic 500 Pegasus. Sumber: antara

    Royal Enfield Classic 500 Pegasus. Sumber: antara

    TEMPO.CO, New Delhi - Royal Enfield yang berbasis di Chennai, India sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan sepeda motor klasik dengan kapasitas lebih kecil dan harga yang terjangkau begitu dilaporkan The Economic Times. Langkah ini diambil setelah pabrikan asal Inggris tersebut mengalami penjualan negatif dan penurunan dua digit dalam empat bulan terakhir. Mereka sedang menyiapkan produk dengan kapasitas 250cc.

    Baca Juga: Royal Enfield Himalayan Ini Bengis, Mesin Pakai Turbo

    Motor Royal Enfield 250 cc saat ini sedang dipelajari di pusat R&D India. Hingga saat ini, perusahaan ini menjual motor dengan kapasitas paling kecil 350cc yang dijual di Indonesia kisaran harga Rp 60-an juta. Terlepas dari motor seperempat liter, Royal Enfield juga berencana untuk memperkenalkan versi baru dari semua modelnya bersama dengan pilihan personalisasi melalui aksesori. Semua model dan varian baru kemungkinan besar akan dijual ke pasar global.

    Seorang juru bicara mengatakan bahwa aksesibilitas selalu penting bagi Royal Enfield. Ia mengatakan: "Kami akan terus memfokuskan upaya kami untuk menghadirkan motor klasik, dan memberi kesenangan bagi pelanggan kami. Kami terus berupaya menjaga agar sepeda motor kami dapat diperoleh, dari perspektif ketersediaan, pengalaman berkendara, serta pengalaman kepemilikan. Kami memiliki serangkaian aksesoris motor asli yang memungkinkan pembeli untuk menyesuaikan dan mempersonalisasikan sepeda motor mereka."

    Langkah lain yang diambil Royal Enfield untuk meningkatkan penjualan termasuk pengenalan outlet studio yang akan menjadi seperenam ukuran khas showroom Royal Enfield. Toko studio akan didirikan di pasar pedesaan di India. Perusahaan berencana untuk meresmikan 350 toko studio yang akan memiliki 225 sqft ruang ritel bersama dengan 275 sqft area bengkel. Royal Enfield juga berencana untuk memperluas toko format reguler oleh 80 dealer baru pada tahun 2019.

    Baca Juga: Royal Enfield Meluncurkan Classic 500 Pegasus, Simak Harga

    Penjualan domestik Royal Enfield secara konsisten turun sejak kembalinya sepeda motor di Jawa pada bulan November 2018. Ekspor juga mengalami penurunan marjinal pada Mei 2019 setelah berbulan-bulan kinerja penjualannya positif.

    ECONOMIC TIMES | INDIAN AUTOSBLOG 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara