Toyota C-HR Hybrid Diterima Baik oleh Pasar, Ini Buktinya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan pembalap F1 Rio Haryanto sebagai brand ambassador Toyota C-HR Hybrid. 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mantan pembalap F1 Rio Haryanto sebagai brand ambassador Toyota C-HR Hybrid. 22 April 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Agen pemegang merek memperkenalkan produk baru di ajang Indonesia International Motor Show (2019) sebagai strategi mendongkrak penjualan. Toyota Astra Motor menyatakan penjualan Toyota C-HR Hybrid melampaui target.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota C-HR Hybrid yang diperkenalkan di IIMS 2019 berhasil terjual 141 unit selama April hingga Mei 2019.

    Baca  Juga: Toyota C-HR Hybrid Resmi Meluncur, Harga Rp 523 Juta

    Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa capaian penjualan C-HR Hybrid melampaui target 40 unit per bulannya. "Penerimaan pasar pada C-HR Hybrid sangat baik. Alhasil, penjualannya pun melampaui target yang semula dicanangkan yakni 40 unit setiap bulannya," ujarnya kepada Bisnis, Rabu 3 Juli 2019.

    Soerjo berharap C-HR Hybrid menjadi model tonggak suksesnya elektrifikasi industri otomotif Indonesia. Toyota C-HR secara resmi diluncurkan di Indonesia pada Senin 22 April, yang selanjutnya diperkenalkan kepada publik di ajang IIMS 2019 di Jakarta International Expo, Jakarta, 25 April – 5 Mei 2019.

    Baca Juga: Konsumsi BBM Toyota C-HR: Lumayan Irit

    Toyota C-HR merupakan model kendaraan utilitas sportif Toyota pertama yang dipasarkan di Indonesia. C-HR Hybrid diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi untuk mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan industri kendaraan ramah lingkungan melalui program LCEV (low carbon emission vehicle).

    BISNIS

    Baca: Nissan Juke Baru Lebih Perkasa dari Toyota C-HR Hybrid


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara