Mitsubishi Masih Anggap Wajar Penurunan Penjualan Xpander

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelepasan CIty Tour X-MOC bertema

    Pelepasan CIty Tour X-MOC bertema "Tour de Happiness" di salah satu diler di Jakarta, Sabtu, 26 Januari 2019. (MMKSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Data wholesales terakhir Gabungan Industri Kendraraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo dari Januari- Mei 2019 menujukkan adanya tren penurunan jumlah pengiriman mobil Mitsubishi Xpander dari pabrik ke dealer-delaer. Pada bulan April penurunan angkanya cukup mencolok dari bulan Maret, sebanyak 8.115 unit turun menjadi 3.572 unit.

    Direktur Sales dan Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Irwan Kuncoro tak menampik hal tersebut. Namun pihaknya masih menganggap penurunan itu sebagai hal wajar. Apalagi dalam periode Januari sampai Juni, terdapat banyak hari libur panjang termasuk hari raya lebaran.

    Baca Juga: Biaya Servis Mitsubishi Xpander Diklaim Murah? Simak Rinciannya

    "Data Gaikindo juga belum lengkap. Tapi kalau dilihat total marketnya pasti turun. Cuman secara market share masih aman, kita biasa di 13-14 persen secara keseluruhan model," ujar Irwan di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu 3 Juli 2019.

    Adapun angka penjualan retail Mitsubishi Xpander pada bulan Juni dianggap Irwan masih batas kewajaran meskipun juga terjadi penurunan. Dia berujar angka penjualan retail pada bulan Juni turun kebih sedikit dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

    "Bulan Juni itu di bawah sedikit dari bulan-bulan sebelumnya, mungkin sekitar 8.000-an lebih,. Dan biasanya Xpander itu (menyumbang) setengah lebih dari total penjualanI,"

    Dalam beberapa bulan terakhir, angka penjualan Xpander memang selalu di bawah kompetitor utamanya yakni Toyota Avanza untuk segmen Low MPV. Padahal pada awal tahun, Xpander sempat berada di peringkat pertama penjualan mobil terlaris di Indonesia.

    Baca Juga: Konsumsi BBM Mitsubishi Xpander Jakarta-Lampung, Irit atau Boros

    Terkait itu, dia menyatakan hal itu sesuatu wajar mengingat dari awal pengelanan Xpander MMKSI memang tidak mematok harus selalu berada di peringkat pertama setiap bulannya. "Waku kita perkenalan sebagai pendatang baru, memang kita mau di top player (bukan selalu yang pertama). Nah terus kita sukses lah dalam beberapa bulan bisa masuk nomor satu. Sekarang ada pada posisi satu dan dua lah,"ucap Irwan.

    Data wholesales Gaikindo untuk segmen LMPV sendiri masih terus dipimpin Toyota Avanza. Ya, setidaknya dari bulan Februari sampai Mei 2019. Sementara Xpander masih tetap berada di zona 10 besar penjualan mobil terlaris di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara