Kurangi Kecelakaan, Lampu Lalu Lintas di India Pakai LED di Jalan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggunaan lampu LED di Jalanan. Sumber: rushlane.com

    Penggunaan lampu LED di Jalanan. Sumber: rushlane.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Lalu Lintas di persimpangan KBR Hyderabad Park menyatakan saat ini pelanggar sinyal atau lampu lalu lintas berkurang. Penggunaan Lampu lalu lintas LED baru yang dipasang di area penyeberangan atau disorot ke jalanan dapat dengan mudah dilihat pengendara. Nyala lampu mengikuti nyala lampu lalu lintas di ujung jalan.

    Baca Juga: Kamera E-TLE Versi Baru, Ini Pelanggaran yang Terbanyak Terekam

    Gagasan baru ini diadopsi dalam uji coba, dan hanya sebagai permulaan di persimpangan KBR Hyderabad Park. Hal ini dilakukan sebagai cara baru untuk meningkatkan keselamatan jalan yang lebih baik terutama dalam kasus pengendara yang terang-terangan menerobos lampu lalu lintas dengan alasan tidak memperhatikan lampu merah.

    Lampu LED tertanam di jalan dengan cara yang sama seperti tanda-tanda jalan reflektor mata kucing. Mereka tahan air dan karenanya tidak terpengaruh oleh air hujan.

    M Narsing Rao, Inspektur Polisi Lalu Lintas telah menyatakan bahwa jika percobaan ini terbukti berhasil, pemasangan lampu lalu lintas LED akan dilaksanakan di seluruh kota di India. Lampu LED ini memberi sinyal pada lalu lintas yang mendekat, lampu lalu lintas merah atau hijau yang mudah dipantau dari kejauhan.

    Hal ini memungkinkan pengemudi melambat lebih dini sebelum sampai di depan persimpangan. Sangat mudah diperhatikan bahkan jika sinyal lalu lintas konvensional dikaburkan dari penglihatan oleh pohon atau kendaraan lain yang lebih besar.

    Baca Juga: Polisi Razia 7.610 Pelanggar Stop Line

    Lampu LED ini menggunakan output kotak sinyal lalu lintas dan secara bersamaan mengubah warna bertepatan dengan lampu lalu lintas. Eksperimen ini diharapkan memiliki dampak besar pada pengemudi, yangmendesak mereka untuk mematuhi sinyal lalu lintas yang akan sangat membantu dalam mengurangi kecelakaan di jalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.