Render Tesla Mobil Rumah, Harga Lebih Murah dari Mesin Diesel

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Motor home Tesla. Sumber: motor1.com

    Motor home Tesla. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tesla kembali menambah daftar portofolio kendaraan listriknya. Kali ini jenis RV atau mobil rumah. Perusahaan perintis kendaraan listrik ini mengklaim bahwa RV pertama di dunia yang menggunakan bahan bakar listrik.

    Tesla akan menggunakan platform The Tesla Semi yang sudah diluncrukan tahun lalu untuk membangun Tesla RV. The Tesla Semi sendiri merupakan mobil yang berfungsi untuk mengangkut barang dalam kapasitas besar.

    Baca: Mau Naik Taksi Blue Bird Tesla, Simak Biayanya

    Seperti dilansir dari Motor1, Tesla Semi sanggup menderek atau membawa berat maksimum sebesar 80.000 pound. Hal itu berarti, The Semi cukup kokoh untuk membawa bobot mobil rumah di gandar belakangnya.

    Tesla memperkirakan, harga The Semi akan berada pada kisaran USD 150 ribu -180 ribu atau setara Rp 2,1 miliar hingga Rp2,6 miliar. Namun sekali lagi tergantung pada ukuran baterai yang dipilih. Nah, jika dikembangkan menjadi mobil RV, maka Tesla memperkirakan biayanya mencapai Rp2,8 miliar.

    Harga itu dinilai cukup murah untuk jenis kendaraan RV atau mobil rumah. Sebab banyak RV tenaga diesel lebih mahal dari harga tersebut. Tesla juga mengkalim harga itu masih kompetitif di pasar RV.

    Baca: Tesla Model X Menjadi Armada Patroli Kepolisian Australia

    Adapun tampilannya, Tesla RV tak beda jauh dari The Semi. Sebab, The Semi tetap akan menjadi bagian utama dari RV. Hanya saja mengubah The Semi menjadi RV berarti memperpanjang garis atap dan panjang RV akan merombak as belakang untuk mengakomodasi tenpat tinggal yang lebih besar. Terlepas dari semua itu, Tesla masih dalam tahap mempertimbangkan pengembangan The Semi menjadi RV.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.