Pekan Depan, Piaggio Akan Hadirkan Model Baru yang Fresh

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden  PT Piaggio Indonesia, Noto La Diega memperkenalkan, Vespa GTS Super 150cc di Jakarta, Rabu 26 Juni/Wira  Utama

    Presiden PT Piaggio Indonesia, Noto La Diega memperkenalkan, Vespa GTS Super 150cc di Jakarta, Rabu 26 Juni/Wira Utama

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Piaggio Indonesia selaku agen pemegang merek Vespa, Piaggio, Moto Guzzi, dan Aprilia di Indonesia, belum lama ini meluncurkan Vespa GTS 150 terbaru, produsen asal Italia itu akan kembali menghadirkan produk terbarunya.

    PR and Communication Manager PT Piaggio Indonesia, Robby Gozal, mengatakan produk tersebut akan dihadirkan minggu depan dengan konsep yang biasa mereka lakukan yakni mall to mall.

    Baca Juga: Bersaing dengan Lambretta, Piaggio: Kami Punya Identitas

    "Minggu depan kayanya teman-teman nanti akan diundang lagi ke Kota Kasabalnka, mall to mall lagi," ujarnya saat acara Bertajuk Ride With More Comfort with the new Vespa GTS Super, di Puncak, Bogor, Sabtu 6 Juli 2019.

    Namun kata Roby, produk tersebut bukan dari keluarga Vespa. Artinya bisa Moto Guzzi, Piaggio, ataupun Aprilia. Sayangnya Roby masih enggan menyebut dari keluarga mana produk tersebut.

    Yang jelas produk tersebut sudah meluncur lebih dulu di Asia Pasifik. Selanjutnya minggu depan PT Piaggio Indonesia akan menghadirkannya di Indonesia.

    Baca Juga: Piaggio Jajal Pasar Semarang, Optimis Penjualan Tinggi

    "Produk lain selain Vespa, ada satu produk di luar Vespa, selain Vespa yang akan kita pertama kali tampilkan untuk di Indonesia di sana," tutur Roby

    "Sebenarnya tidak launching karena sudah launching tapi dalam skalanya Asia Pasifik jadi sekarang ini kita menghadirkan saja," pungkasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara