Debut Perdana di Kejuaraan MXGP, Delvintor Alfarizi Raih 8 Poin

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Astra Honda Motor membentuk tim motocross Astra Honda Racing Team di ajang MXGP yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu 6 Juli 2019. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    PT Astra Honda Motor membentuk tim motocross Astra Honda Racing Team di ajang MXGP yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu 6 Juli 2019. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Astra Honda Racing debut perdana di kelas MX2 dalam kejuaraan Motocross Grand Prix atau MXGP di Palembang dengan pembalap Delvintor Alfarizi. Sebagai pembalap debutan, Delvintor atau biasa disapa Adel ini memang belum bisa berbuat banyak menghadapi crosser Internasional. Dalam dua balapan yang digelar Minggu 7 Juli 2019, Adel mampu finis dan berada di posisi 17. Jarak dengan pembalap Jorge Prado dari KTM sekitar satu lap pada balapan pertama dan dua lap pada balapan kedua.

    Baca Juga: Andalkan Alfarizi, Astra Honda Tampil di Kelas MX2 Kejuaraan MXGP

    Adel mengatakan bersyukur dapat menyelesaikan balapan pertama bersama Astra Honda Racing Team di kejuaraan dunia motocross kelas MX2. Dalam balapan ini, Adel mampu meraih 8 poin. "Selain dapat bertarung di dengan crosser-crosser terbaik dari berbagai negara, saya juga berhasil mendapatkan 8 poin di dua balapan hari ini, tentunya ini menjadi bekal pengalaman yang sangat berarti bagi saya dan AHRT di langkah selanjutnya. Saya akan memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan kedua di MXGP Semarang minggu depan," katanya.

    Sehari sebelum race, Petinggi AHM menyatakan memang tidak mematok target tinggi kepada Adel. Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya mengatakan hanya harapan Adel bisa bersaing pembalap Internasional yang sudah biasa di MX2. Mengingat tim ini baru sebulan dibentuk dengan persiapan secukupnya harus bersaing dengan tim yang disokong teknisi handal. "Ini kan baru pertama kali masuk (MX2), dia bisa masuk klasemen pembalap yang sudah biasa di ajang MXGP, belajar dengan pembalap Internasional," ujarnya.

    Presiden Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan hadirnya AHRT dalam ajang balap motocross sebagai bagian dari proses pembinaan balap. Babak baru pembinaan AHRT ini merupakan bukti komitmen Astra Honda untuk membina lebih banyak lagi pembalap Indonesia untuk mewujudkan mimpi tertinggi mereka di berbagai aktivitas balap baik roadrace maupun motocross.

    Baca Juga: Astra Honda Berencana Lakukan Penjenjangan Balap Motocross

    "Kami menyadari ini bukanlah perjalanan singkat menuju mimpi tertinggi di dunia balap, namun kami yakin banyak potensi pembalap muda Indonesia yang siap berjuang bersama dalam mewujudkan mimpi," ujarnya.  

    Race 1
    1. Prado, Jorge 33:40.277
    2. Vialle, Tom +6.767
    3. Renaux, Maxime +14.306
    4. Vlaanderen, Calvin +20.497
    5. Beaton, Jed +25.275
    6. Olsen, Thomas Kjer +35.933
    7. Vaessen, Bas +43.472
    8. Van doninck, Brent +48.482
    9. Boisrame, Mathys +50.722
    10. Jacobi, Henry +50.761
    11. Strubhart Moreau, Brian +55.709
    12. Larranaga Olano, Iker +58.658
    13. Sterry, Adam +1:06.360
    14. Pichon, Zachary +1:12.611
    15. Sikyna, Richard +1:18.671
    16. Harrison, Mitchell +1 lap
    17. Alfarizi, Delvintor +1 lap
    18. Geerts, Jago +12 laps
    19. Evans, Mitchell+13 laps

    Race 2
    1. Olsen, Thomas Kjer 33:51.534
    2. Prado, Jorge +3.587
    3. Vialle, Tom +7.156
    4. Geerts, Jago +13.464
    5. Beaton, Jed +16.017
    6. Van doninck, Brent +21.456
    7. Renaux, Maxime +25.820
    8. Jacobi, Henry +35.899
    9. Sterry, Adam +37.093
    10. Harrison, Mitchell +38.253
    11. Vaessen, Bas +44.589
    12. Larranaga Olano, Iker +51.847
    13. Vlaanderen, Calvin +59.231
    14. Sikyna, Richard +1:11.743
    15. Boisrame, Mathys +1 lap
    16. Strubhart Moreau, Brian +1 lap
    17. Alfarizi, Delvintor +2 lap
    18. Pichon, Zachary +16 lap 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.