Ferrari Dikabarkan Garap SUV Siap Tantang Lamborghini Urus

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Render SUV Ferrari siap menantang Lamborghini Urus. Sumber: carscoops.com

    Render SUV Ferrari siap menantang Lamborghini Urus. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasar SUV yang kian menggeliat di pasar otomotif dunia mau tak mau memaksa Ferrari menyiapkan mobil SUV. Kabarnya perusahaan asal Italia ini akan mengeluarkan SUV Crossover yang diberi nama Purosangue, yang diperkirakan mulai mengaspal pada tahun 2022.

    Baca Juga: Lamborghini Meluncurkan SUV Super Urus, Harganya?

    Keputusan Ferrari untuk meluncurkan SUV jelas dimotivasi oleh harapan membuat banyak uang pada kendaraan seperti itu. SUV adalah must-have terbaru untuk elit dunia dan, dengan orang-orang seperti Lamborghini, Bentley, Rolls-Royce, dan Porsche semua bersaing di segmen pasar ini.

    Dilansir dari Carscoops, sejumlah pihak percaya bahwa Ferrari Purosangue akan ditenagai oleh jenis mesin V8 twin-turbocharger plus tenaga listrik atau sistem hybrid. Spesifikasi ini tak jauh beda dengan Lamborghini Urus yang juga menggunakan mesin V8 twin-turbo 4.0-liter yang mampu menghasilkan 641hp dengan sistem hybrid.

    Meski demikian hingga saat ini belum ada seorang pun di luar Ferrari yang tahu seperti apa SUV pertama perusahaan berlogo kuda jingkrak ini.

    Baca Juga: Lamborghini Urus Didatangkan 8 Unit, Langsung Ludes Dipesan

    Apakah akan tetap enonjolkan ciri khas Ferrari seperti lampu depan yang tajam dan agresif, lampu belakang bundar, dan satu set roda besar dan sporty. Ya, belum ada yang bisa memastikan. Namun yang pasti Ferrari tak mau ketinggalan dengan seteru abadinya, Lamborghini yang sudah lebih dulu mengeluarkan The Urus.

    CARSCOOPS 

    Baca: Mobil Super Langka Lamborghini Kode 0 Ini Dijual!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.