Wuling Almaz Masih Jadi Tulang Punggung Penjualan WMI

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Almaz saat diuji di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, 23 Januari 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Wuling Almaz saat diuji di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, 23 Januari 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Belum genap setengah tahun sejak Februari lalu diluncurkan, produk Sport Utilitu Vehicle (SUV) Wuling Almaz, sudah menjadi produk terlaris Wuling pada semester pertama 2019.

    Wuling Almaz 7 Penumpang Sudah Bisa Dipesan, Uang Muka Rp 5 Juta

    Hal tersebut disampaikan Brand Manager Wuling Motors Indonesia (WMI) Dain Asmahani. Ia menyebut sepanjang Januari-Mei 2019 Almaz menjadi tulang punggung penjualan secara wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Wuling di Indonesia.

    Wuling Almaz berhasil mendomonasi penjualan hingga 40 persen lebih dibanding jajaran produk Wuling lainnya.

    "Semester pertama sih bagus. Januari sampai Mei sekitar 7.700 unit whole sales. Dominasinya Almaz 40-an persen lebih. Kedua Confero 30 persenan, sisanya Cortez dan Formo,"ujar Dian kepada wartawan, di Ancol, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

    Chevrolet Captiva Rebadge Wuling Almaz di GIIAS 2019?

    "Jadi memang konsumen untuk Almaz sangat positif." tambahnya.

    Untuk total angkanya, Wuling Motors selaku agen pemegang merek Wuling di Indonesia mengklaim sudah mendistribusikan Wuling Almaz sebanyak 4.000 unit sepanjang semester 1 2019.

    "Kalau SPK (surat pemesanan kendaraan) lebih dari itu (4.000)," kata Dian.

    Untuk target penjualan WMI tahun ini, Dian tidak mengatakan secara detail. Yang pasti, targetnya ingin melebihi pencapaian penjualan Wuling tahun lalu.

    "Tahun lalu, kami achieve 17.000 unit. Intinya tahun ini kami ingin lebih dari itu." ujarnya.

    Buka-bukaan Wuling Almaz, Simak Fitur Unggulannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.