Suzuki Dikabarkan sedang Menyiapkan Ertiga Elektrik

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Ertiga Elektrik. Sumber: rushlane.com

    Suzuki Ertiga Elektrik. Sumber: rushlane.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki, APM Suzuki di India menjadi salah satu basis pengembangan mobil setelah Jepang dan Indonesia. Saat ini, Maruti sedang menguji prototipe dari city car Suzuki Wagon R atau di Indonesia Karimun Wagon R yang sudah ditemploki motor listrik. Kendaraan ini beberapa kali tertangkap kamera menjalani pengujian di New Delhi, India.

    Mobil ini kemungkinan hadir pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Ternyata, Maruti Suzuki tidak berhenti pada model Wagon R untuk pengembangan mobil listrik. Livemint melaporkan bahwa, menurut sumbernya, para insinyur Suzuki Motor Corporation telah memilih MPV Suzuki Ertiga sebagai kandidat mobil yang kedua.

    Alasan memilih Suzuki Ertiga disebut-sebut karena popularitas Ertiga di antara pelanggan individu dan operator komersia. Anak perusahaan spesialis mobil kecil Jepang, India, akan mengambil peran utama dalam pengembangan listrik Ertiga.

    Sampai sekarang, tidak jelas apakah Toyota Motor Corporation terlibat dalam proses pengembangan listrik Suzuki Ertiga di India. Jika ya, maka Toyota akan membuat versi penggerak listriknya sendiri. Toyota akan meluncurkan Ertiga yang ditempel logo pabrikan Jepang ini tahun depan, sama seperti Glanza.

    Masih terlalu dini untuk berbicara tentang spesifikasi teknis MPV listrik ini. Livemint mengatakan bahwa Suzuki Ertiga elektrik bisa memiliki panjang yang berbeda dibandingkan dengan model yang bermesin IC. Suzuki, Toyota dan Denso datang dengan membangun pabrik lokal untuk memproduksi paket baterai lithium-ion dan Ertiga kemungkinan akan menjadi salah satu sasarannya.

    RUSHLANE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.