Semester I 2019, Honda Brio Satya Laku 23.338 Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Honda Brio Satya saat diuji coba di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, 20 Maret 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    All New Honda Brio Satya saat diuji coba di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, 20 Maret 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat penjualan sebesar 59.087 unit pada semester I 2019. Kontribusi terbesar untuk penjualan Honda pada paruh pertama tahun ini berasal dari Honda Brio Satya. 

    Pada periode Januari-Juni 2019, Honda Brio Satya mencatat penjualan sebesar 23.338 unit atau sebanyak 39 persen dari total penjualan Honda. Model Honda Brio lainnya, yaitu Honda Brio RS membukukan penjualan sebesar 6.543 unit, sekaligus menjadi market leader di kelas City Car dengan pangsa pasar 57 persen.

    Secara total, model Honda Brio telah mencatat penjualan sebesar 29.881 unit, menempatkannya di posisi ketiga mobil terlaris di Indonesia pada tahun ini. 

    Model lain yang turut bekontribusi besar terhadap penjualan Honda adalah Honda Mobilio yang menyumbang penjualan sebanyak 8.243 unit atau 14 persen dari total penjualan Honda, diikuti oleh Honda HR-V 1.5L  yang terjual sebanyak 7.396 unit atau 13 persen dari total penjualan Honda.

    Sementara itu, Honda Jazz mencatat penjualan sebanyak 6.008 unit, Honda CR-V sebanyak 3.900 unit, Honda BR-V sebanyak 1.622 unit dan Honda HR-V 1.8L sebanyak 915 unit.

    Sedangkan untuk duo Honda Civic, yakni Honda Civic Hatchback meraih penjualan 439 unit dan Honda Civic sedan mencatat penjualan 338 unit. Masih pada periode yang sama, Honda City telah terjual sebanyak 208 unit, sementara Honda Odyssey terjual sebanyak 124 unit dan Honda Civic Type R sebanyak 13 unit.

    Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy mengatakan bahwa secara total pasar otomotif di Indonesia masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, tetapi beberapa produk Honda khususnya Honda Brio mencatat penjualan yang sangat positif.

    "Kami yakin tren ini akan terus membaik di paruh kedua tahun ini, terutama didukung dengan penyegaran produk dan pameran otomotif seperti GIIAS 2019 yang akan digelar bulan Juli ini,” kata Jonfis dalam siaran tertulis yang diterima Tempo, Rabu, 17 Juli 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.