Peminat Suzuki Jimny Membludak, Kapan Dirakit Lokal?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki Jimny Terbaru pada gelaran GIIAS 2019. Harga Rp 315,5 juta hingga Rp 330 juta. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki Jimny Terbaru pada gelaran GIIAS 2019. Harga Rp 315,5 juta hingga Rp 330 juta. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki Jimny Generasi keempat pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Mobil SUV ikonik dari Suzuki itu didatangkan langsung dari Jepang.

    Yang jadi pertanyaan apakah PT SIS selaku agen pemegang merek Suzuki di Indonesia akan merakit lokal Jimny? Mengingat konsumen di pasar Indonesia cukup antusias terhadap produk tersebut.

    Menanggapi hal tersebut Direktur Pemasaran 4W PT SIS, Dony Saputra mengatakan, untuk saat ini Suzuki Jimny generasi keempat masih didatangkan dari Jepang. Artinya dalam waktu dekat belum dapat memproduksi Jimny secara lokal.

    "Saat ini kami belum bisa (produksi lokal Jimny). Kami masih mendatangkan unit tersebut dari Jepang," ujarnya kepada wartawan, di ICE BSD, Tangerang, Kamis 18 Juli 2019.

    Namun untuk ke depannya bukan tidak mungkin Suzuki Jimny dapat dirakit secara lokal di Indonesia. Karena saat ini lanjut Dony mengatakan, PT SIS terus berkomunikasi dengan prinsipal di Jepang terkait produksi lokal Jimny.

    "Untuk CKD (completly Knock Down) jadi kami sekarang sedang berkomunikasi secara intensif dengan prinsipal kami, kami harapkan dalam proses tadi kita bisa produksi lokal nantinya," lanjutnya.

    Dalam kesempatan yang sama Direktur Penjualan 4W PT SIS, Makmur mengatakan, prinsipal Suzuki di Jepang memang sudah mengakui bahwa konsumen Indonesia punya antusiasme yang cukup baik pada Jimny.

    "Jadi memang apresiasi dari prinsipal kita terhadap masyarakat kita, Suzuki Jimny ini sangat baik diterima," ujarnya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.