Wuling Yogya Buka Inden Almaz 7 Seater, Tanda Jadi Rp 5 Juta

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wuling Almaz terbaru dengan kapasitas 7 penumpang diperkenalkan di Jakarta, 11 Juli 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    Wuling Almaz terbaru dengan kapasitas 7 penumpang diperkenalkan di Jakarta, 11 Juli 2019. TEMPO/Khairul Imam Ghozali

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wuling Motors Yogyakarta resmi membuka inden untuk seri Wuling Almaz tujuh penumpang Jumat 19 Juli 2019.

    Seri terbaru ini selain menawarkan tujuh kursi juga menambahkan teknologi terbaru yang disebut WIND (Wuling Indonesian Command) yang berfungsi menggerakkan sistem operasi fitur-fitur dengan perintah suara.

    "Mulai hari ini kami mulai open indent untuk Wuling Almaz 7 seat, sudah ada satu SPK (surat pemesanan kendaraan) yang masuk," ujar Branch Manager Wuling Motor Yogyakarta, Budi Dharmawan kepada Tempo Jumat 19 Juli 2019.

    Pembukaan inden dealer daerah itu menyusul dilaunchingnya varian terbaru Almaz itu di ajang Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show atau GIIAS 2019 di ICE BSD, Tangerang sejak 18 Juli 2019.

    Satu unit Almaz tujuh penumpang itu pun juga sudah mejeng di dealer Yogya sehari setelah peluncuran resmi di GIIAS 2019 itu. "Untuk konsumen yang inden tanda jadi Rp 5 juta," ujar Budi.

    Untuk wilayah Yogya dan sekitarnya, Almaz tujuh penumpang ini dibanderol dengan harga untuk tiga tipe. Yakni tipe 1.5 ST VC 6MT seharga (on the road) Rp 269,8 juta, tipe 1.5 S+T VC CVT AT Rp 281,8 juta, dan tipe tertinggi 1.5 LT Lux + VC CVT AT Rp 344,8 juta.

    Untuk menarik minat konsumen, pembelian seri Almaz periode 18-31 Juli 2019 berhak mendapatkan hadiah smartphone Oppo F11.

    Adapun untuk konsumen yang inden bulan ini, unit paling cepat akan dikirimkan bulan depan atau Agustus 2019.

    Budi optimis Almaz tujuh penumpang akan memiliki segmen tersendiri dan tak akan mematikan seri Almaz sebelunya yang berkapasitas lima penumpang.

    "Kami yakin ada marketnya sendiri-sendiri, karena tiap produk pasti memiliki kelebihannya masing-masing," ujar Budi.

    Budi mencontohkan, saat pesanan inden Almaz tujuh penumpang di buka, seorang pelanggan datang dan memilih membeli Almaz lama yang tak memiliki fitur WIND.

    "Pelanggan itu pilih beli Almaz biasa karena khawatir fitur itu malah jadi maianan anaknya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.