Hingga Hari Ke-4 GIIAS 2019 SPK Mitsubishi Capai 1.000 unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Eclipse Cross di pameran otomotif GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Mitsubishi Eclipse Cross di pameran otomotif GIIAS 2019. 18 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Tangerang - Hingga hari keempat gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berhasil mencatatkan surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1.000 unit.

    Hal tersebut disampaikan Executive General Manager of Sales MMKSI Imam Choeru. Ia menyebut dari total SPK 1.000 unit tersebut Mitsubishi Xpander menjadi yang paling laris.

    Mitsubishi Xpander, kata Imam, mendominasi penjualan sekitar 50 persen, lalu diikuti oleh Pajero Sport, Toyota Eclipse dan jajaran lainnya yang dijual Mitsubishi di GIIAS 2019

    "1.000 spk, 50 persen Xpander kemudian Pajero sport 387 unit yang Pajero Rockford Fosgatr black edition 39 unit. Sisanya Eclipse Cross 30 unitan, Triton dan lainnya," katanya kepada wartawan di booth Mitsubishi, ICE BSD, Tangerang, Senin 22 Juli 2019

    "Kurang lebih seribu perhari kemarin. Untuk Outlander PHEV belum ada di GIIAS," tambah Imam.

    MMKSI sendiri menargetkan penjualan sepanjang GIIAS 2019 berlangsung sebanyak 4.000 unit. Dari total 1.000 unit SPK yang sudah didapat lanjut Imam mengatakan, target sudah mencapai sekitar 25 persen.

    "Target 4.000 unit sudah sekitar 25 persen tercapai, dari situ volume maker Xander 60 persen, lalu pajero 1.500 sisanya yang lain Eclipse Cross, Outlander Sport, Triton, dan Outlander PHEV," lanjutnya.

    "Lebih detilnya target Mitsubishi Xpander 2.353 unit, Mitsubishi Pajero Sport 1.485 unit, Mitsubishi Triton 70 unit, Mitsubishi Eclipse Cross 70 unit, Mitsubishi Outlander Sport 20 unit, Mitsubishi Outlander PHEV 2 unit," ujar Imam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.