Suzuki Akui Kesulitan Garap Mobil Ramah Difabel

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Suzuki Ertiga Support Concept di GIIAS 2018. 7 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    All New Suzuki Ertiga Support Concept di GIIAS 2018. 7 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Suzuki Indomobil Sales atau SIS sebelummya pernah memperkenalkan prototipe mobil ramah difabel pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2018. Namun hingga kini belum bisa memasarkan mobil khusus dari Suzuki Ertiga tersebut.

    "Kami masih menemukan beberapa kendala seperti apakah kursi (khusus) di depan atau tengah yang diubah. Karena kalau semua kursinya diubah itu biayanya akan tinggi," kata Head of 4W Product Develompment PT SIS, Yulius Purwanto kepada Tempo, Senin 22 Juli 2019.

    Yulius menjelaskan bahwa Suzuki Indomobil Sales pada dasarnya ingin memasarkan mobil ramah penyandang difabel dengan harga terjangkau untuk semua kalangan. Sementara menurut Yulius biaya produksi mobil yang betul-betul khusus difabel itu cukup tinggi.

    "Konsep kami itu mobil biasa yang ramah difabel dan harga terjangkau untuk semua. Jadi bukan mobil khusus difabel yang mewah seperti biasanya,"ujarnya.

    Oleh karena itu, Yulius menyatakan bahwa dirinya belum berani memberi jaminan apakah Suzuki Indomobil Sales bisa memasarkan mobil ramah difabel atau tidak. Kata dia masih banyak yang harus dipertimbangkan.

    Misalnya keseimbangan apabila ada penambahan berat untuk sisi tertentu. Kemudian bukaan pintu yang mesti dibuat lebar. Lalu bagaimana mekanisme orang naik-turun mobil.

    "Masih banyak yang harus diuji,"ujarnya.

    Yulius menambahkan bahwa kerumitan lain dari pembuatan mobil ramah difabel adalah beragamnya jenis penyandang difabel. Dia berujar kalau membuat mobil dengan satu jenis penyandang difabel itu cukup mudah. Hanya saja SIS belum berani memasarkan mobil ramah difabel tersebut. "Tidak semua orang sama sisi difabelnya,"katanya

    Kendati demikian Yulius menegaskan bahwa Suzuki tetap akan melanjutkan proyek ini untuk beberapa jenis mobil Suzuki yang dijual di Indonesia. Dia membuka kemungkinan memakai mobil di luar Ertiga seperti S-Cross atau mobil keluarga lainnya.

    "Tapi untuk sekarang kita masih fokus Suzuki Ertiga,"ucap Yulius.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.