Mewahnya Mini Bus Racikan Karoseri Adiputro, Harga Rp 800 Jutaan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karoseri Adiputro Big Benz. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Karoseri Adiputro Big Benz. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Karoseri asal Malang, PT Adiputro Wirasejati tidak hanya menyajikan bus besar untuk Antar Kota dan Antar Provinsi namun juga menampilkan Mini Bus di ajang GIIAS 2019. Jesee Jethrokusumo, Eksekutif Marketing Karoseri Adiputro mengatakan juga menggarap bus dengan ukuran 8 meteran dengan ban enam dengan nama Big Benz. Ia menyebut mobil akan menjadi pesaing berat dari Isuzu NKR. "Kita buat dari Mercy OF 917 Medium," katanya Sabtu 20 Juli 2019.

    Karoseri Adiputro Big Benz. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Mobil ini memiliki fitur wah. Diantaranya, penggunaan video system TV LED 19,5 inci, audio system DVD Player Double DIN 2 set speaker dan power subwoofer dan preamplifer. Soal keamanan mengandalkan emergency door, safety hammer, fire extinguisher, dan sunroof. Interior mengandalkan Turkey Flooring, dengan 31 seat.

    Karoseri Adiputro Big Benz. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Pada bagian eksterior, Big Benz menggunakan bodi panel galvanized steel, wind screen laminated glass, jendela samping banding fixed euro grey. Dimensi dengan panjang 8.100 mm x lebar 2.300 mm x 2.935 mm. Menurut Jesee, mobil ini memiliki keunggulan dibandingkan bus medum yaitu lebih ringan hingga 10 ton. "Sehingga konsumsi BBM lebih irit dan ban juga lebih irit," ujarnya.

    Konsumen, kata dia, bisa memesan warna interior dan motif jok sesuai kehendak konsumen atau kustom. Selain itu, ia juga membuka reques penambahan atau pengurangan bagasi. "Kita main bagasi dulu baru lantai," ucapnya.

    Adiputro membanderol Big Benz untuk karoseri mulai harga Rp 360 jutaan. "Sedangkan kalau yang full sekitar Rp 800 jutaan," ujarnya. Jesee menyebutkan mobil ini mengincar perusahaan yang akan menggunakannya untuk sektor pariwisata dan shuttle bus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tiga Pansel Capim KPK dan Konflik Kepentingan dengan Kepolisian

    Koalisi Kawal Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi mendesak Jokowi agar menelusuri dugaan konflik kepentingan tiga anggota pansel capim KPK.