Underpass Kentungan Ambles, Jip Land Rover dan Truk Terperosok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah mobil jelajah Land Rover dan satu unit truk terperosok ke dalam proyek underpass Kentungan Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Sebuah mobil jelajah Land Rover dan satu unit truk terperosok ke dalam proyek underpass Kentungan Yogya. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Dua kendaraan jenis jip Land Rover dan sebuah truk barang terjun ke tebing setinggi kurang lebih 2 hingga 3 meter saat proyek pembangunan underpass di Simpang Empat Kentungan, Yogyakarta mendadak ambles Selasa 23 Juli 2019.

    Belum diketahui pasti penyebab amblesnya proyek yang digarap Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR itu.

    “Saat kejadian ada suara kayak orang proyek menurunkan material ‘gedubrak’ terus pas saya lihat sudah ada kumpulan debu ke atas dari lokasi kendaraan yang jatuh di proyek itu,” ujar Budi Prasetyo, saksi mata yang merupakan karyawan pertokoan dekat proyek underpass itu.

    Dari informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30-11.00 WIB itu tak  ada korban jiwa atau luka paah dalam peristiwa itu.

    “Untuk saat ini masih dalam penyelidikan amblesnya jalan ini, yang jelas mengakibatkan dua unit kendaraan jatuh kea rah proyek,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sleman, Ajun Komisaris Polisi Faisal Pratama ditemui Tempo di lokasi.

    Jip Landrover putih sendiri, ujar Faisal, dikendarai warga negara atau wisatawan asal Australia. Jip warna putih tersebut diperkirakan tengah menjelajah atau touring melintasi Yogya melihat dari nomor polisi yang digunakan menggunakan pelat warna biru dan perlengkapan tenda yang dibawa. Sedangkan truk yangikut terjatuh membawa muatan kayu.

    “Untuk land rovernya dikendarai satu orang dengan tiga penumpang sedangkan truk nya ada satu orang supir,” ujar Faisal.

    Faisal mengatakan kondisi korban sejauh ini diketahui mengalami trauma.  “Untuk kategori luka kemungkinan korban luka ringan, belum mengarah ke kondisi yang mengkhawatirkan, tapi masih kami tunggu perkembangannya,” ujarnya.

    Belum ada keterangan resmi dari pihak penggarap proyek. Namun seorang pekerja yang enggan disebut namanya mengatakan amblesnya proyek underpass di Kentungan itu karena beban kendaraan berlebih saat berhenti di sisi utara proyek karena lampu merah.

    “Mungkin karena beban berlebih, pas kendaraan berhenti lampu merah terus ambles,” ujar pekerja itu.

    Pihak kepolisian Polres Sleman sendiri telah menutup akses jalan dari barat menuju timur yang mengarah ke simpang Kentungan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.