Perintah DFSK Glory i-Auto Berbahasa Inggris, Opsi Indonesia?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DFSK Glory i-Auto di panggung utama booth DFSK di GIIAS 2019. 19 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    DFSK Glory i-Auto di panggung utama booth DFSK di GIIAS 2019. 19 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Sokonindo Automobile atau DFSK telah meluncurkan produk terkini DFSK Glory i-Auto yang dipersenjatai dengan voice command berbahasa Inggris. Model baru ini akan menjadi pesaing kompetitor Wuling Almaz dengan fitur WIND yang juga meluncur di ajang GIIAS 2019. Bedanya, Wuling telah menggunakan perintah suara berbahasa Indonesia sedangkan DFKS Glory i-Auto masih pakai bahasa Inggris.

    Kemungkinan mengadopsi bahasa Indonesia, General Manager Marketing PT. Sokonindo Automobile, Permata Islam mengatakan semua kemungkinan tersebut terbuka. Ia mengatakan DFSK memang masih mengadopsi sistem voice berbahasa Inggris yang simple namun terbuka kemungkinan menggunakan bahasa Indonesia jika konsumen menghendakinya.

    "Di GIIAS ini, kita minta pendapat pengunjung soal mobil ini. Jika konsumen menghendaki tidak menutup kemungkinan kita lakukan karena prinsipnya kita mengikuti keinginan konsumen," kata Permata Islam yang akrab dipanggil Artha ini, Rabu 24 Juli 2019.

    Deputy Product Division Head DFSK, Ricky Gumisar menambahkan meski berbahasa Inggris fitur perintah suara ini tidak akan menyusahkan konsumen. Ia menyebut penggunakan bahasa Inggris pada sistem ini menggunakan kata-kata Inggris yang basic atau simpel. "Ketika konsumen mengatakan I so Hot maka otomatis AC akan semakin dingin," katanya.

    Produk DFSK Glory i-Auto sebenarnya menyasar kelompok yang sudah melek teknologi yaitu menengah keatas. Mereka pun dinyakini tak gagap soal bahasa Inggris. Sehingga, kata Ricky, sebenarnya soal penggunaan perintah suara itu tidak akan menyulitkan. "Hanya saja, kalau konsumen menginginkan ya kita pertimbangkan," ucapnya.

    Ricky mengakui pihaknya terus mengumpulkan data apa saja yang diinginkan konsumen dalam produk ini. "Kita masih melakukan studi untuk menyempurnakan produk ini," ujarnya. Bahkan soal kemunginan mengadopsi bilingual, ia menyatakan sangat terbuka.

    Artha mengatakan konsumen yang disasar DFSK adalah mereka pembeli pertama yang ingin kendaraan yang memiliki fitur canggih, konsumen yang ingin mengganti mobilnya dari bekas ke mobil baru, dan konsumen yang ingin menambah mobilnya dengan fitur yang memadai. Ia mengungkapkan pasar mobil SUV sangat terbuka. Apalagi data dari Gaikindo, segmen SUV ini terus mengalami peningakatan tiap tahun.

    DFSK menyiapkan teknologi dan fitur canggih dengan harga yang kompetitif. "Ketika yang lain menawar harga diatas Rp 1 Miliar, kami bisa berikan harga kompetitif," katanya. Hanya saja, soal harga DFSK Glory i-Auto masih digodok agar sesuai ekspektasi pasar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.