Grass Tawarkan Cairan Pembersih Tanpa Disentuh, Ada Diskon

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produk Grass, cairan pencuci kendaraan yang diklaim tidak perlu disentuh. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Produk Grass, cairan pencuci kendaraan yang diklaim tidak perlu disentuh. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Produk pendukung di GIIAS 2019 tak kalah ramai dibandingkan produk utamanya. Salah satunya, Grass yaitu cairan pembersih atau chemical yang pemakaiannya tidak perlu disentuh cukup dibilas dengan air langsung bersih. Aman Nurrochman, Direktur Operasional Grass mengatakan meski hanya perlu pembilasan, cairan ini tidak akan merusak cat maupun bagian lain di mobil. "Karena bahan yang dipakai Grass berbasis air, jadi aman tidak akan merusak," ujarnya saat ditemui Jumat 26 Juli 2019.

    Ia mengatakan produk yang masih diimpor dari Rusia ini sangat mudah penggunaannya. Hanya saja, konsumen wajib memiliki mesin washer dan foam gun untuk membuat cairan ini menjadi busa atau foam. Alat tersebut dijual mulai Rp 1,6 juta hingga Rp 6 jutaan tergantung merek. Nantinya, setelah cairan menjadi foam langsung disiramkan pada kendaraan. "Setelah itu tunggu satu hingga dua menit bilas dengan air, tak perlu lagi digosok," ujarnya.

    Menurutnya, untuk membuat mobil kinclong minimal dengan dua jenis cairan pembersih yaitu Fast Wax dan Active Foam Extra. Fast wax dijual dengan harga Rp 105 ribu per liter dari harga Rp 156 ribu, kemudian Active Foam Etra dipasarkan dengan banderol Rp 102 ribu per liter. Adapun untuk kotoran yang membandel dan sulit hilang bisa menggunakan Truk Foam dengan harga Rp 105 ribu. "Mencuci mobil truk yang sebelumnya butuh waktu 45 menit kini hanya cukup 5 menit saja," ujarnya.

    Selain produk foam, Grass yang baru masuk Indonesia pada Mei 2019 juga memasarkan shampoo untuk mobil yaitu Nano samphoo dengan harga Rp 185 ribu. Sampho ini memiliki kelebihan dibandingkan sampho pada umumnya, yaitu memiliki efek daun talas. Hingga acara sepekan GIIAS, Aman mengungkapkan order yang masuk sudah mencapai 150 liter, "Belum lagi yang PO yang mencapai 160 liter, " ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara