Hyundai Kona Listrik Meledak, Gara-gara Kepanasan?

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyundai Kona Electric. (Antara/Hyundai)

    Hyundai Kona Electric. (Antara/Hyundai)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah mobil listrik Hyundai Kona meledak di garasi pemiliknya di Montreal, Kanada, pada Jumat lalu waktu setempat, 26 Juli 2019, dan menghancurkan bagian depan hingga berantakan.

    Petugas pemadam kebakaran Montreal sedang menyelidiki ledakan yang menyebabkan pintu garansi terlempar hingga ke seberang jalan, meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

    Sang pemilik, Piero Cosentino, melihat kepulan gelap asap keluar dari garasinya pada Jumat malam, CBC melaporkan, dikutip Minggu, 28 Juli 2019.

    "Begitu saya melihat itu, saya langsung mematikan sakelar (listrik),” katanya kepada CBC. Piero Cosentino membeli Hyundai Kona listriknya pada bulan Maret lalu.

    Petugas pemadam kebakaran dipanggil ke tempat kejadian sekitar pukul 1 malam. dan mampu memadamkan api. Tidak ada yang terluka.

    "Jika kita berada di depan pintu garasi, kita bisa berada di rumah sakit," kata Cosentino yang menjelaskan bahwa mobil itu tidak sedang dalam diisi daya baterai. Ia bersikeras bahwa charging saat itu tidak terpasang.

    Mobil listrik yang ditenagai baterai lithium dan beberapa di antaranya bisa terlalu panas ketika berada pada suhu ekstrem.

    Louise Desrosiers dari dinas pemadam kebakaran di Montreal mengatakan bahwa tampaknya tidak ada faktor lain di dalam garasi yang dapat menyebabkan ledakan.

    Foto garasi yang jebol berantakan dan mobil Hyundai Kona EV yang bagian kap depannya hancur dalam insiden itu pun tersebar di Internet setelah sejumlah media lokal melaporkan.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.