Mobil Bermasalah, Rio Haryanto Start P15 Blancpain GT Korea

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Haryanto (T2 Motorsports) saat mengikuti sesi latihan bebas Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Korea, Jumat, 2 Agustus 2019. FOTO/SRO

    Rio Haryanto (T2 Motorsports) saat mengikuti sesi latihan bebas Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Korea, Jumat, 2 Agustus 2019. FOTO/SRO

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim T2 Motorsports yang diperkuat Rio Haryanto dan David Tjipto harus memulai balapan Blancpain GT World Challenge Asia seri 9-10 di Sirkuit Internasional Korea, Yeongam, Korea Selatan, dari posisi 15 pada balapan pertama, Sabtu siang pukul 13.45 WIB, dan posisi 18 pada balapan kedua, Minggu pagi pukul 10.30 WIB.

    Dari sesi kualifikasi yang diikuti kedua pembalap, mobil belum mampu kembali ke performa puncak karena masih mengalami masalah pada intercooler. "Intercoolernya bocor lagi. Harus diganti," kata Irmawan Poedjoadi, Team Principle T2 Motorsports, kepada Tempo, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Irmawan menambahkan bahwa suku cadang (intercooler) yang didatangkan dari Thailand dijadwalkan tiba di Yeongam pada pukul 14.00 waktu setempat. "Masih cukup waktu untuk menggantinya dengan part baru sebelum balapan dimulai," ujarnya.

    Mobil Ferrari 488 GT3 yang dikemudikan Rio Haryanto dan David Tjipto bermasalah sejak Jumat, 2 Agustus 2019, saat sesi latihan bebas digelar. Intercooler mobil tersebut mengalami kebocoran dan berdampak pada performa mobil.

    Mekanik sempat memperbaiki bagian yang rusak tersebut namun hasilnya tidak cukup menggemberikan dan kembali jebol saat Rio Haryanto menjalani sesi kualifikasi kedua.

    Tempo.co sebagai salah satu official media partner T2 Motorsports akan melaporkan perkembangkan terbaru aksi Rio Haryanto dan David Tjipto yang berlaga di seri 9-10 Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Korea, Sabtu-Minggu, 3-4 Agustus 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.