Blancpain GT Korea: Rio Haryanto Finish P6 ProAm

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Tjipto (T2 Motorsports/Ferrari 488 GT3) di balapan pertama Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Korea, Yeongam, Korea Selatan, 3 Agustus 2019. (SRO)

    David Tjipto (T2 Motorsports/Ferrari 488 GT3) di balapan pertama Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Korea, Yeongam, Korea Selatan, 3 Agustus 2019. (SRO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim T2 Motorsports yang diperkuat Rio Haryanto dan David Tjipto finish di posisi ke-6 pada balapan kedua Blancpain GT World Challenge Asia di Sirkuit Internasional Korea, Yeongam, Korea Selatan, Minggu, 4 Agustus 2019.

    Start dari posisi paling belakang GT3, Rio Haryanto yang tampil pada paruh pertama balapan berhasil melewati sejumlah pembalap pada lap-lap awal. Dalam balapan yang berlangsung selama 60 menit ini, Rio Haryanto sempat berada di posisi 10 secara keseluruhan sebelum akhirnya masuk pit untuk berganti driver pada menit ke-32.

    David Tjipto yang menjadi driver kedua tampil cukup impresif di paruh kedua. Ia berhasil menjaga posisi mobilnya tetap kompetitif dan terlibat duel ketat dengan sejumlah pembalap. Pada akhirnya, David berhasil membawa Ferrari 488 GT3 menyentuh garis finish di posisi ke-6 kelas ProAm dan ke-13 secara keseluruhan.

    Balapan Blancpain GT World Challenge Asia di Korea Selatan tak berjalan mulus bagi T2 Motorsports. Mobil Ferrari 488 GT3 yang digunakan untuk balapan sudah mengalami masalah pada intercooler saat sesi latihan bebas pada Jumat, 2 Agutus 2019.

    Dua kesempatan latihan bebas pertama dan kedua terlewatkan. Sabtu pagi saat sesi official practice T2 Motorsports sempat menjajal mobil mengitari lintasan. Berlanjut pada sesi kualifikasi, mobil kembali mengalami masalah pada intercoolernya sehingga Rio Haryanto tidak dapat tampil maksimal dan harus start dari posisi paling belakang.

    "Tidak bisa diperbaiki lagi (intercooler), harus diganti baru," kata Team Principle T2 Motosports Irmawan Poedjoadi kepada Tempo, Sabtu, 3 Agustus 2019.

    Meski demikian, Irmawan menyampaikan bahwa part baru yang dikirim dari Thailand dijadwalkan tiba menjelang balapan berlangsung. Saat balapan pertama dengan part baru, mobil berjalan normal. Hanya saja, saat paruh kedua balapan mobil kembali mengalami masalah pada gearbox. "Rusak gearboxnya," kata Rio Haryanto kepada Tempo usai balapan.

    Minggu pagi, Irmawan mengabarkan bahwa mobil telah siap untuk balapan dengan gearbox baru. "Mudah-mudah bisa finish," kata Irmawan.

    Hasilnya bukan hanya finish saja, tapi juga bisa menjaga mobil tetap kompetitif di lintasan. Start dari paling belakang namun bisa finish di posisi ke-6.

    Tempo.co sebagai salah satu official media partner akan terus melaporkan perkembangan terkini tentang aksi Rio Haryanto dan David Tjipto di balapan Blancpain GT World Challenge Asia series 2019. Seri berikutnya akan digelar di Shanghai International Circuit, Cina, 27-28 September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.