Mobil Pedesaan AMMDes Siap Mendunia, Dieskpor Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prototipe Kiat Mahesa Wintor (KMW), kendaraan pedesaan multiguna di bengkel Kiat Motor Klaten, Jawa Tengah. Empat unit KMW yang dilengkapi alat pengolah air bersih akan dikirimkan ke Palu dan Lombok (masing-masing dua unit). 5 Oktober 2018. TEMPO Dinda Leo Listy

    Prototipe Kiat Mahesa Wintor (KMW), kendaraan pedesaan multiguna di bengkel Kiat Motor Klaten, Jawa Tengah. Empat unit KMW yang dilengkapi alat pengolah air bersih akan dikirimkan ke Palu dan Lombok (masing-masing dua unit). 5 Oktober 2018. TEMPO Dinda Leo Listy

    TEMPO.CO, Jakarta - Rencana untuk mengirim mobil pedesaan karya anak bangsa yang dikenal juga sebagai AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan) sepertinya akan segera terealisasikan.

    Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI), Reza Treistanto, menyampaikan pengiriman AMMDes ke pasar luar negeri kemungkinan akan dimulai tahun depan.

    Rencananya dalam nota kesepahaman yang telah disetujui, AMMDes akan dikirim sebanyak 10 ribu unit dalam kurun waktu lima tahun.

    "MOU (memorandum of understanding) kemarin sampai 10 ribu tapi bertahap dalam 5 tahun. sementara itu angkanya mulai tahun depan, sekarang sedang proses adminitrasi dan sebagainya," ujar Reza kepada wartawan, di gedung Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Senin 5 Agustus 2019.

    Adapun negara yang dituju dikatakan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Harjanto, adalah negara-negara bekas jajahan Portugis.

    "Untuk negara-negara berbahasa Portugis, jadi rencananya mereka ingin melakukan ekspor beberapa jenis tipe kendaraan ini sendiri. tapi memang nanti lewat pihak ketiga yaitu PT jagat raya distributor untuk AMMDes," katanya.

    "Negara eks jajahan Portugis bisa Timor Leste, bisa ke negara-negara Afrika, dan negara lainnya," ujar Harjanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara