Turing Kemerdekaan Tempo 2019 Jawa-Bali Libatkan 2.000 Bikers

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Tempo Media Grup di Jakarta. TEMPO/Subekti

    Gedung Tempo Media Grup di Jakarta. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, JakartaTuring Kemerdekaan Tempo 2019 akan menjelajahi beberapa kota di Pulau Jawa dan Bali. Rombongan turing yang beranggotakan 23 orang ini akan start di Kantor Tempo, pada 12 Agustus dan finish di Pulau Dewata, pada 16 Agustus 2019.

    "Rutenya Jakarta, Pekalongan, Semarang, Ngawi, Mojokerto, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan nyebrang ke Bali. Target kami 2.000 bikers bisa berkumpul di lapangan upacara HUT RI ke 74 di Bali nanti," kata Ketua Tim Turing yang juga Ketua Umum Komunitas Jakarta GOMAX Riders, Anang Fauzi saat dihubungi, Selasa, 6 Agustus 2019.

    Turing Kemerdekaan Tempo yang kedua ini rencananya akan berangkat pada pukul 08.00 WIB di Kantor Tempo, Jalan Palmerah Barat, No.8, Grogol Utara; Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin 12 Agustus 2019. Dalam perjalanan ke Bali, tim touring dijadwalkan akan melakukan kegiatan Bakti Sosial di beberapa daerah.

    "Setiap rest, kami mampir ke dealer Yamaha dan sekaligus Baksos ke daerah penduduk setempat,"ujar Anang.

    Adapun jumlah sepeda motor yang akan digunakan pada kegiatan touring ini sebanyak 17 unit. Antara lain, 1 unit Yamaha Xmax, 15 unit Yamaha Nmax, dan 1 unit Suzuki GSX. Semua peserta kata Anang, mayoritas adalah pengemudi ojek online (Gojek).

    Untuk persiapan touring kali ini, Anang tetap mengingatkan agar para peserta melakukan persiapan. Mulai dari kesiapan kendaraan, fisik, dan mental peserta. Menurutnya hal itu sangat penting untuk melancarkan kegiatan.

    "Kita harus solid dan kompak. Kendaraan, fisik, dan mental harus siap karena di perjalanan kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan apa yang akan didapatkan," ujarnya.

    Selain Tempo, kegiatan turing ini juga bekerja sama dengan sejumlah komunitas. Di antaranya YRFI Bali, ABB Bali, GOMAX Bali, dan tentunya Yamaha.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.