Regulasi Kendaraan Listrik Molor, Toyota: Positive Thiking Saja

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Prius PHV GR Sports 2019 ikut dipamerkan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Jumat 19 Juli 2019. Perbedaan Prius PHV biasa dengan yang keluaran dari GR Sports, terlihat dari desain bumper yang lebih besar dan sporti. Tempo/Tony Hartawan

    Toyota Prius PHV GR Sports 2019 ikut dipamerkan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Jumat 19 Juli 2019. Perbedaan Prius PHV biasa dengan yang keluaran dari GR Sports, terlihat dari desain bumper yang lebih besar dan sporti. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati sempat memberikan sinyal bahwa regulasi kendaraan listrik segera terbit saat mengunjungi pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019 pada akhir Juli 2019. Kenyataannya hingga saat ini regulasi tersebut belum juga muncul.

    Menanggapi hal tersebut Direktur Administration, Corporate, & External Affairs PT PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam, mengatakan pihaknya tidak terlalu ambil pusing dengan molornya regulasi mobil listrik tersebut.

    Menurutnya dalam segi bisnis, termasuk di industri otomotif, harus berpikir yang positif. Karena kalau tidak bisnis yang dilakukan akan susah berkembang.

    "Investasi terus disiapkan, yang penting regulasinya keluar dulu. Kita positif thinking saja. Kalau bisnis itu yang penting positif thinking. Kalau bisnis, negative thinking, susah ngembanginnya," ujar Bob kepada wartawan, di Jakarta, Selasa 6 Agustus 2019.

    Selain itu lanjut Bob menjelaskan, pihaknya tetap percaya terhadap langkah yang diambil pemerintah termasuk regulasi kendaraan lisrtik, meski ternyata regulasi tersebut molor.

    Karena menurutnya tidak mungkin pemerintah acuh tak acuh terhadap era kendaraan listrik yang tidak mungkin dihindari.

    "Ya kita percaya lah bahwa pemerintah pasti akan konsisten mengembangkan EV. Karena ini kan untuk menghemat energi. Intinya itu," ujar Bob.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.