Jajal Honda ADV 150, Bos AHM Ternyata Berani Ngebut

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas Turing Honda ADV 150 di Bali

    Aktivitas Turing Honda ADV 150 di Bali

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor menggelar World Priemer Riding Experiance Honda ADV 150 di Bali dengan melibatkan jurnalis, blogger dan komunitas pada Jumat 9  Agustus 2019 Tak ketinggalan sejumlah petinggi Honda seperti President Director AHM Toshiyuki Inuma dan Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya pun ikut gabung dalam rombongan turing menjelajah kawasan wisata di Bali ini.

    Thomas mengaku sangat menikmati perjalanan turing ini. Ia pun bahkan berani menggeber motor matik baru ini hingga mendekati limit. Ketika ditanya berapa kecepatan puncak yang mampu, ia menjawab," Ya sekitar 113-155 kilometer per jam."

    Touring sepanjang kurang lebih 200 km ini akan dimulai dari titik start Sunset Road Kuta. Rute yang ditempuh menjelajah jalanan desa Jatiluwih, menjajal aspal menuju rute Tukad Bangkung Plaga Petang, yang merupakan jembatan terpanjang di Bali.

    Kemudian perjalanan jelajah jalanan dilanjutkan menuju Kintamani yang merupakan salah satu obyek wisata dengan pemandangan danau dan gunung. Perjalanan dilanjutkan dengan medan lurus, berbelok, dan jalur panjang menjajal jalanan bypass Ngurah Rai hingga akhirnya rombongan menyelesaikan touring di Mall Bali Galeria Kuta.

    Ia mengungkapkan turing ini sangat mengesankan bagi dirinya. Hanya saja, Thomas dalam kesempatan tersebut sempat memiliki pengalaman tak begitu menyenangkan. Ia sempat tersesat karena tertinggal rombongan. Ia mengaku sulit mengejar di rombongan depan karena padatnya lalu lintas di Bali. "Saya tertinggal saat melewati lalu lintas yang padat," ujarnya.

    Meski demikian, ia tetap mengemari kegiatan turing. Turing Bali menjadi aktivitas yang kesekian kali. Namun, ia enggan menjelaskan rute turing yang pernah ia jelajahi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.