Festival Toyota Avanza Veloz Sebangsa Digelar di 11 Kota

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputy GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Andri Widiyanto (kaos hitam) sedang melepas touring 100 pengguna Avanza dan Veloz di Medan, Sumatera Utara, Sabtu. (ANTARA)

    Deputy GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Andri Widiyanto (kaos hitam) sedang melepas touring 100 pengguna Avanza dan Veloz di Medan, Sumatera Utara, Sabtu. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Astra Motor menggelar festival besar Toyota Avanza Veloz Sebangsa pada 11 kota besar di Indonesia sebagai apresiasi sekaligus menjaga loyalitas pengguna mobil terlaris di Indonesia yang penjualannya sejak 2004 sampai saat ini mencapai sekitar 1,75 juta unit.

    "Festival bertajuk Avanza-Veloz Sebangsa ini akan mengunjungi 11 kota besar di Indonesia dan pada tanggal 10–11 Agustus 2019 ini di Medan, Sumatera Utara," kata Deputy GM PT Toyota Astra Motor Andri Widiyanto di Medan, Sumatera Utara, Sabtu, 10 Juli 2019.

    Ia menjelaskan ada tiga kegiatan utama pada festival tersebut yang dikemas dengan tema Sebangsa Fun Trip, Sebangsa Seru, dan Sebangsa Festival.

    Pada Festival Sebangsa yang terbuka bagi masyarakat luas, kata dia, semua yang datang bisa ikut bermain dan menikmati ke kebersamaan karena tersedia permainan mulai dari anak kecil hingga remaja, serta ada jajanan tradisional, dan bazaar.

    Selain itu, Toyota juga memberikan apresiasi khusus kepada pengguna Avanza dan Veloz melalui kegiatan Sebangsa Fun Trip yang memfasilitasi kegiatan touring bersama bagi 100 pengguna beserta teman atau anggota keluarganya untuk melakukan perjalanan eksplorasi budaya, alam, dan kuliner khas dari masing-masing di tujuh kota yang akan dikunjungi.

    "Untuk dapat menyebarkan informasi positif ini, melalui Sebangsa Seru, kami mengajak masyarakat luas berkompetisi, melalui media sosial tentang foto momen kegembiraan bersama teman dan keluarga pengguna Toyota Avanza Veloz," kata Andri.

    Antara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara