Honda Kembangkan Sedan City Hybrid, Harga Bisa Lebih Terjangkau

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda City Hybrid, Sumber: drivespark.com

    Honda City Hybrid, Sumber: drivespark.com

    TEMPO.CO, JakartaHonda City merupakan sedan paling murah diantara line up pabrikan asal Jepang tersebut. Mengikuti tren kendaraan ramah lingkungan, Honda sedang mengembangkan sistem hybrid pada mesin paling kecil diantara mobil sedan sehingga harga lebih terjangkau dibandingkan Honda Accord. Pengembangan Honda ini dilakukan di India yang kemungkinan akan menyusul di negara berkembang lainnya.

    Honda menyebut konsumen di negara berkembang seperti India dan negara Asia Tenggara lebih menyukai mobil hybrid dibandingkan full listrik. Sehingga, Honda Motors Jepang akan lebih fokus pada kendaraan hybrid untuk pasar negara berkembang karena infrastrukturnya belum memadai hingga ke pelosok. Hal serupa juga dilakukan Toyota dan Suzuki.

    Mesin hybrid pada Accord menghadirkan i-MMD (Intelligent Multi-Mode Drive) Honda yang memungkinkan kendaraan lebih efisien dan ramah lingkungan. Menurut sebuah laporan oleh Autocar, Honda telah mengkonfirmasi pengembangan versi yang lebih kecil agar sesuai dengan mobil yang lebih kecil.

    Versi yang lebih ringkas dari i-MMD diatur untuk membuat debut di Honda Jazz generasi berikutnya yang akan diungkap pada Tokyo Motor Show 2019. Menurut laporan itu, sistem yang sama akan diimplementasikan di City generasi berikutnya.

    Generasi baru Honda City akan menjadi mobil yang sama sekali baru dengan opsi powertrain baru. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Honda City generasi berikutnya akan datang dengan opsi mesin bensin-hybrid. Yang membuatnya menarik adalah Honda sudah menjual City di pasar Jepang dengan mesin hybrid.

    Takahiro Hachigo, CEO Honda Motors mengatakan, "Mengingat infrastruktur yang diperlukan dan bagaimana orang menggunakan mobil, kami percaya bahwa teknologi hybrid, pada saat ini, cara paling efektif bagi kami untuk mematuhi standar CAFE. Oleh karena itu, kami akan mengisi produk kami terutama dengan teknologi hybrid."

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.