Cina Bangun 1 Juta Tempat Isi Ulang Baterai Kendaraan Listrik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik DFSK Glory E3 memiliki dua mode pengisian daya listrik, quick charging port di sisi kanan (30 menit mampu mengisi 80 persen baterai) dan standar charing port di sisi kiri. 5 Agustus 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Mobil listrik DFSK Glory E3 memiliki dua mode pengisian daya listrik, quick charging port di sisi kanan (30 menit mampu mengisi 80 persen baterai) dan standar charing port di sisi kiri. 5 Agustus 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Cina telah membangun jaringan infrastruktur pengisian kendaraan listrik terbesar di dunia. Pembangunan ini menarik modal dari berbagai sumber, Sina Finance melaporkan pada hari Senin, 12 Agustus 2019, seperti dikutip dari China Daily.

    Pada Juni tahun ini, jumlah tempat pengisian baterai kendaraan listrik yang digunakan di Cina melebihi 1 juta, menurut data yang dirilis oleh Aliansi Infrastruktur Penguatan Infrastruktur Promosi Kendaraan Listrik Administrasi Energi Nasional Cina.

    Stasiun pengisian umum di Cina berjumlah lebih dari 410.000 pada akhir Juni, sementara jumlah stasiun pengisian pribadi melampaui 590.000 pada periode yang sama. 

    10 kota dan provinsi teratas untuk stasiun pengisian umum adalah Beijing, Shanghai, provinsi Jiangsu di Cina Timur, provinsi Guangdong di Cina Selatan, provinsi Shandong dan Zhejiang di Cina Timur, provinsi Hebei di Cina Utara, provinsi Anhui di Cina Timur, Tianjin, dan provinsi Hubei di Cina Tengah. 

    Permintaan stasiun pengisian EV mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat, karena jumlah kendaraan elektronik terus meningkat di Cina. Pemegang modal, termasuk pabrik kendaraan, perusahaan real estat dan operator telekomunikasi, telah menunjukkan minat besar pada industri pengisian daya baterai kendaraan listrik. 

    Pada bulan Juli, Volkswagen, FAW, JAC dan Star Charge mendirikan perusahaan patungan, dan WM Motor, pemimpin baru di pasar kendaraan penumpang listrik Cina, menandatangani kontrak dengan operator penyedia charger pengisi daya baterai kendaraan listrik TELD untuk fokus pada pengembangan di area ini. 

    Pada 1 Agustus, Didi Chuxing dan investor energi asal Inggris mengumumkan bahwa mereka telah sepakat untuk membentuk usaha patungan baru untuk membangun infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Cina, pasar terbesar di dunia untuk kendaraan listrik.

    Cina diperkirakan akan menjual 1,6 juta kendaraan energi baru pada 2019, naik 30 persen Year on Year, menurut proyeksi oleh Asosiasi Produsen Otomotif Cina (CAAM). 

    Angka itu menunjukkan ledakan pembangunan infrastruktur pengisian dan lebih banyak modal akan mengalir ke industri untuk membangun ekosistem untuk pengisian kendaraan listrik.

    CHINA DAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.