Legenda Reli Dakar Geber Mitsubishi Triton di BSD

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitsubishi Triton saat digeber juara dunia Reli Paris - Dakar dua kali, Hiroshi Masuoka (Jepang) di BSD City, Tangerang, 15 Agustus 2019. (MMKSI)

    Mitsubishi Triton saat digeber juara dunia Reli Paris - Dakar dua kali, Hiroshi Masuoka (Jepang) di BSD City, Tangerang, 15 Agustus 2019. (MMKSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menggelar kegiatan Engineered Beyond Tough Experience untuk mempromosikan New Mitsubishi Triton, Kamis, 15 Agustus 2019. 

    Kegiatan ini diselenggarakan di sirkuit offroad Pagedangan, BSD, Tangerang. Dalam kegiatan tersebut masyarakat diberikan kesempatan untuk merasakan ketangguhan dan kenyamanan New Triton dalam sesi test drive maupun test ride bersama Hiroshi Masuoka, pereli legendaris juara Paris Dakar, dan Kazuto Koide yang merupakan pereli internasional.

    Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan aktivitas perkenalan New Triton sebagai model terbaru dari pikap double cabin Mitsubishi Motors.

    "Share Triton sudah lebih dari 62 persen [Januari-Juni 2019]. New Triton telah mendapatkan peningkatan pada durabilitas dan keandalan,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis, Kamis, 15 Agustus 2019. 

    Engineered Beyond Tough Experience dilakukan dengan mengajak ratusan penggemar kendaraan Mitsubishi, konsumen potensial, serta jurnalis dari berbagai media massa.

    Nakamura mengatakan Jabodetabek menjadi salah satu area diselenggarakannya kegiatan ini dikarenakan pentingnya pasar wilayah tersebut, khususnya untuk produk Mitsubishi Triton. Pangsa pasar model ini di Jabodetabek diketahui mencapai 44 persen. Kegiatan serupa akan digelar di Balikpapan dan Pekanbaru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.