Turing Naik Yamaha Nmax Jakarta-Bali, Biaya BBM Rp 350 Ribuan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Turing Kemerdekaan Tempo bersiap menuju ke Pantai Pandawa, Bali,   Kamis 15 Agustus 2019.

    Peserta Turing Kemerdekaan Tempo bersiap menuju ke Pantai Pandawa, Bali, Kamis 15 Agustus 2019.

    TEMPO.CO, Denpasar - Peserta Turing Kemerdekaan Tempo Jakarta - Bali, yang memakai skuter matik Yamaha Nmax mengisi bensin sebanyak enam kali selama perjalanan. Total biaya yang dikeluarkan masing-masing peserta berkisar Rp350 ribuan.

    "Lumayan irit kok. Setiap mengisi rata-rata kita Rp40 ribu sampai Rp50 ribu (RON 92) itu sudah sampai di Bali (Nusa Dua). Total kami mengisi enam kali," kata Ketua Umum GOMAX Riders Jakarta, Anang Fauzi, di Nusa Dua, Bali, Jumat, 16 Agustus 2019.

    Namun Anang menjelaskan bahwa pemakaian itu tidak bisa dipukul rata. Karena setiap individu punya cara mengemudi dan beban yang berbeda. Hanya saja, kata dia, kalau pun berbeda itu tidak akan signifikan, apalagi selama perjalanan mereka jarang terpisah dan kecepatan rata-rata di bawah 100 kilometer per jam.

    Sementara untuk pemakaian oli hampir semua peserta turing dari GOMAX Riders Jakarta mengganti oli satu kali. Normalnya, kata dia, dalam setiap 2.000 kilometer sebaiknya diganti terlebih saat mengikuti perjalanan turing jarak jauh.

    "Perjalanan kami ini totalnya hampir 3.000 kilometer. Kami jalan sana-sini, mesin pasti panas," ujarnya.

    Rombongan tim Turing Kemerdekaan Tempo bersama Yamaha dimulai pada, Senin, 12 Agustus 2019. Sebanyak 26 yang memakai 18 unit sepeda motor start di kantor Tempo. Mereka melewati jalur Utara Pantura sampai menginap di Pemalang, Jawa Tengah pada hari pertama.

    Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Semarang dan menginap di Solo pada hari kedua. Dari Solo, Anang dkk melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Khusus rute ini, tim turing memang tidak menyesuaikan dengan jadwal awal karena ada insiden yang mengharuskan tim turing mengubah jadwal.

    "Salah satu teman kami, orang tuanya meninggal jadi kami harus mengantar dia ke Surabaya untuk terbang ke Jakarta," ujarnya Anang, "Itu cukup membuat kami terpukul tapi di satu sisi kami juga harus melanjutkan perjalanan Turing Kemerdekaan Tempo hingga finish di Denpasar, Bali." 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.