Minggu, 22 September 2019

Pasar Mobil 2019 Diprediksi Bisa di Bawah Target

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan perakitan tahap akhir mobil All-New BMW X3 di PT Gaya Motor, Jakarta, Rabu, 18 Juli 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pekerja melakukan perakitan tahap akhir mobil All-New BMW X3 di PT Gaya Motor, Jakarta, Rabu, 18 Juli 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan mobil tahun ini diangka 1,1 juta unit. Namun target tersebut bisa jadi tidak terpenuhi.

    Seperti yang disampaikan Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (agen pemegang merek mobil Toyota di Indonesia) Anton Jimmi Suwandy. Hal tersebut bisa saja terjadi jika performa penjualan mobil hingga akhir tahun tidak jauh beda dengan penjualan pada semester pertama.

    Seperti yang diketahui, pasar mobil di Indonesia pada semester satu mengalami penurunan karena beberapa faktor, salah satunya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

    "Melihat hasil dari first semester tahun ini rasanya mungkin market maksimum di 1,1 juta unit. Mungkin kalau berlanjut akan berada di bawah 1,1 juta. Sampai akhir tahun ini," ujar Jimmi kepada wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

    "Jadi kalau ini semakin berlanjut ada resiko market akan turun di bawah 1,1," tambahnya.

    Namun harapannya hal tersebut tidak terjadi. Setidaknya jika memang kondisinya belum membaik kata Jimmi, paling tidak mencapai 1 juta unit untuk tahun ini.

    TAM sendiri awalnya memprediksi total market bisa melebihi target yang telah ditetapkan dibandingkan dengan tahun lalu.

    "Prediksi kita market total kalau kita bandingkan tahun lalu itu lebih 1,1 juta dan prediksi kita tahun ini juga di atas 1,1 juta jadi 1,157. Tapi paling tidak kita masih berharap di atas 1 juta lah," ucap Jimmi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe