Begini Misi Panjang Lady Bikers di Ajang WRWR 2019

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para lady bikers WRWR 2019 saat singgah dan bertemu Walikota Yogya pada 15 Agustus 2019 lalu. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Para lady bikers WRWR 2019 saat singgah dan bertemu Walikota Yogya pada 15 Agustus 2019 lalu. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sebuah event Internasional bagi para lady bikers seluruh dunia, Women Riders World Relay 2019, membawa kisah menarik saat menginjak bumi Indonesia pada 14 Agustus 2019.

    Bagaimana tidak, dalam event ini, para lady riders itu harus menyelesaikan misi riding estafet minimal sehari penuh.

    Kegiatan riding WRWR 2019 ini di Indonesia ini diawali dengan penyerahan baton (tongkat) yang diestafet oleh guardian (sebutan bagi bikers wanita peserta WRWR 2019) yang berasal dari Singapura Sandra Douglas kepada guardian Jakarta Dina Zildea atau akrab disapa Sist Dhea.

    Selanjutnya pada 14 Agustus 2019, Sist Dhea dari Jakarta mulai membawa baton tersebut menuju kota Cikampek untuk diserahkan kepada guardian Mukaromah alias Omean.

    Setelah itu, pada 15 Agustus guardian Omean dari Cikampek melanjutkan riding menuju Yogyakarta membawa baton yang diterima oleh guardian Scholastika Hera.

    Omean, ibu satu anak yang suaminya telah meninggal dunia karena serangan jantung itu, melibas jalanan Cikampek-Yogya mengendarai Triumph Bonneville Street Twin 900 cc lansiran 2017.

    Dari Yogyakarta, pada 16 Agustus 2019, guardian Shinta Utami melanjutkan riding menuju Dampit ke Banyuwangi lalu diteruskan ke Bali lanjut Lombok dan berakhir di Labuan Bajo.

    Baton itu kemudian diserahkan ke guardian Linda Dona untuk seterusnya di serahkan ke guardian Australia Elizabeth Cornelissen.

    Shinta Utami sendiri merupakan lady bikers dengan keterbatasan khusus yang sudah terbiasa touring antar negara menggunakan motor.

    "Saya pernah keliling mulai Oktober 2014 sampai Oktober 2015, melintasi Indonesia, Brunei, dan Malaysia," ujar Shinta yang saat toruing itu memakai Honda Scoopy modifikasi.

    Pada event WRWR 2019 ini, Shinta menggunakan motor sport Honda Versa.

    Para guardian WRWR 2019 sendiri terdiri dari Wendy Denmeade (Australia) yang juga ambassador WRWR 2019 untuk Indonesia, Dina Zildea sis Dhea (Jakarta), Mukaromah 'Omean' (Cikampek), Hera Scholastika (Yogyakarta), Shinta Utami (Sidomukti), Linda Donna (Bali), Sandra Douglas (Singapura), Jessica Evelyne (Madagascar), Elizabeth Cornelissen (Australia) dan Serinorhaty Haji Imat (Malaysia)

    Di Indonesia perjalanan ini ditarget selesai 24 Agustus 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.