Minggu, 22 September 2019

Alasan Produsen Mobil Segera Gunakan Biodiesel B30 pada 2020

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan perbedaan bahan bakar B20 dan B30 saat peluncuran B30 di kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6) Pemerintah melakukan uji coba penggunaan Bahan Bakar campuran Biodiesel 30% (B30) pada bahan bakar solar kendaraan bermesin diesel. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas menunjukkan perbedaan bahan bakar B20 dan B30 saat peluncuran B30 di kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6) Pemerintah melakukan uji coba penggunaan Bahan Bakar campuran Biodiesel 30% (B30) pada bahan bakar solar kendaraan bermesin diesel. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah produsen otomotif dalam negeri menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah menggunakan B30 pada awal 2020. Mereka juga akan melakukan tes lanjutan seiring dengan penerapan Euro 4 kendaraan mesin diesel pada 2021.

    Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan saat ini pabrikan telah menerapkan penggunaan B20, yang telah berlaku mulai 1 September 2018. Menurut riset yang dilakukan anggota asosiasi, di lapangan hampir tidak ada lagi solar murni.

    Dalam rencana implementasi B30, industri telah melakukan uji performa, termasuk di daerah dingin, Dieng, Jawa Tengah. Hal ini disebabkan kemungkinan bahan bakar mengental karena suhu rendah dan dikhawatirkan menganggu kinerja mesin. Namun, hasilnya tidak terdapat masalah yang berarti.

    “Jadi, kami sampaikan dari produsen kendaraan Indonesia, untuk diesel kami bisa menerima rencana pemerintah untuk menggunakan B30. Namun, tentunya kami akan melakukan tes lanjutan lagi,” ujarnya dalam acara Breakfast Meeting tentang Industri Kelapa Sawit, Biodiesel, dan Permesinan Otomotif di Jakarta, Selasa 20 Agustus 2019.

    Dia menjelaskan tes lanjutan ini diperlukan karena kendaraan yang dites saat ini menggunakan standar Euro 2. Pada Maret 2021, pemerintah menerapkan batasan Euro 4. “Jadi, kami perlu waktu untuk tes Euro 4. Kalau ada persyaratan yang lebih ketat, kami sampaikan ke anggota,” kata Yohannes.

    Dia mengatakan, pada awalnya hanya tiga merek yang melakukan uji kendaraan untuk B30. Namun, asosiasi mendorong anggota lainnya sehingga terdapat tujuh merek yang melakukan tes dengan jenis kendaraan yang lebih bervariasi, dari passenger car diperluas hingga truk, pikap, dan lainnya.

    Kendati demikian, menurutnya, masih terdapat perbedaan antara industri otomotif dengan produsen biodiesel. “Kami ingin kandungan monogliserida (MG) content bisa 0,4 ppm, tetapi produsen biodiesel masih 0,5 ppm,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe