Alasan Cairan Radiator Memiliki Warna-warna Mencolok

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Hendra Suhara

    TEMPO/Hendra Suhara

    TEMPO.CO, Jakarta - Cairan radiator memiliki warna-warna yang ngejreng ada yang warna merah dan hijau. Banyak pengendara atau pemilik kendaraan penasaran kenapa air radiator memiliki warna mencolok. Seperti dikutip dari laman Suzuki Indonesia, pemberian warna ini tidak sembarangan dan ada fungsinya. Apa fungsi air radiator atau coolant diberi warna? Tidak hanya untuk identitas pabrikan, pemberian warna di air radiator ternyata punya fungsi yang cukup vital.

    Umumnya, untuk masing-masing pabrikan kendaraan berbeda warna, ada pabrikan yang air radiatornya berwarna hijau, ada juga pabrikan lain yang air radiatornya berwarna lain. Dibalik pemberian warna pada air radiator, produsen membantu konsumen lebih memudahkan dalam membedakan dengan cairan lainnya. Ketika ada kebocoran, bisa langsung identifikasi apakah yang bocor itu dari oli atau dari air radiator.

    Beberapa warna air radiator atau coolant, yang paling banyak digunakan, yaitu hijau, merah, kuning dan biru. Meski memiliki warna yang berbeda namun bukan berarti beda khasiatnya. Warna-warna tersebut cuma pewarna dan tidak ada hubungannya dengan khasiat atau keunggulan tiap produk air radiator. Sehingga tidak ada kaitannya sebenarnya antara warna dan kualitas air radiator.

    Pengisian air radiator bisa dilakukan di bengkel langganan atau bengkel resmi. Misalnya pemilik motor atau mobil Suzuki bisa melakukan penggantian di bengkel Suzuki, proses pengisiannya pun akan dilakukan oleh mekanik handal Suzuki yang berpengalaman menangani mobil Suzuki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.