Bunyi Gemuruh Muncul dari Ban Mobil, Ini Penyebab dan Solusinya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layanan servis di bengkel Auto2000. Dok Auto2000

    Layanan servis di bengkel Auto2000. Dok Auto2000

    TEMPO.CO, Jakarta - Mungkin anda akan kaget ketika mendengar bunyi gemuruh ketika mobil melaju kencang. Suara gemuruh akan bertambah lebih terdengar di kabin ketika melewati jalanan beton. Tak hanya membuat kenyamanan menjadi hilang namun juga bisa berimbas keselamatan. Alasannya, bunyi gemuruh bisa ditimbulkan salah satunya adalah permukaan ban mobil yang tidak rata.

    Seperti dikutip dari Auto2000.co.id, permukaan ban mobil yang tidak rata disebabkan oleh keausan ban. Jenis keausan permukaan ban juga berbeda-beda. Berikut adalah penyebab permukan ban tidak rata :

    1. Keausan ban di bagian tengah
    Apabila ban mobil aus tapi hanya di bagian tengahnya saja, hal tersebut menandakan tekanan angin ban terlalu tinggi. Sehingga bagian tengah ban akan lebih menonjol karena memang bagian tengah ban dibuat lebih tinggi. Sehingga hanya bagian tengah ban yang bergesekan dengan permukaan jalan, inilah yang membuat bagian tengah ban akan aus lebih cepat.

    2. Keausan ban di bagian samping luar dan dalam
    Kebalikan dari yang pertama, apabila tekanan angin berlebih maka bagian tengah akan lebih menonjol tapi kalau tekanan angin ban di bawah standar maka ban akan kempes. Saat ban kempes, maka lebar ban akan menjadi lebih besar karena bagian samping ban akan menjadi titik tumpu kendaraan. Dengan kata lain, saat ban kempes bagian samping ban yang akan bergesekan dengan aspal sehingga keausan ban dibagian samping akan lebih cepat.

    3. Keausan ban di bagian luar saja
    Apabila hanya bagian luar ban yang mengalami keausan? ini artinya posisi ban tidak garis lurus dengan permukaan jalan. Dengan kata lain sisi atas ban lebih keluar daripada sisi bawah ban. Kondisi ini sering disebut dengan positive camber. Solusinya adalah, anda perlu melakukan standarisasi terkait kaki-kaki pada mobil anda.

    4. Keausan ban di bagian dalam saja
    Sementara apabila ban bagian dalam saja yang aus, maka ini artinya negative camber terlalu besar. Negative camber adalah kondisi dimana sisi bawah ban lebih keluar dibandingkan sisi atas ban.

    Solusi untuk masalah ini, yakni memperhatikan kondisi bushing, spring dan shock absorber, kalau lemah segera ganti. Selain itu perhatikan barang bawaan/beban yang masuk ke dalam mobil, pastikan tidak berlebihan.

    5. Keausan ban yang acak dan tidak merata
    Terkadang ada kondisi dimana permukaan ban aus tapi tidak merata. Selain itu, permukaan ban juga cenderung berbulu seperti terkena gesekan. Ternyata ini disebabkan karena sudut toe yang tidak tepat. Sudut toe adalah posisi roda dimana bagian sisi depan roda dan sisi belakang roda tidak lurus. Apabila sisi depan roda lebih keluar itu dinamakan “toe out”, sementara kalau sisi belakang roda lebih keluar dinamakan “toe in”. Untuk mengatasi hal ini maka harus dilakukan balancing roda dan spooring.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.