Honda Klaim Pasar Skutik di Kalimantan Timur Tumbuh

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda ADV 150 dijajal di jalanan Bali dalam World Premiere Riding Experiace pada Jumat 9 Agustus 2019. Dok AHM

    Honda ADV 150 dijajal di jalanan Bali dalam World Premiere Riding Experiace pada Jumat 9 Agustus 2019. Dok AHM

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor mencatatkan bahwa popularitas pasar skuter matik (skutik) menempati posisi teratas dalam penjualan sepeda motor di Kalimantan Timur. Pasar skuter matik ini bisa jadi semakin membesar setelah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Kalimantan Timur sebagai ibu kota baru di masa mendatang.

    Manager Marketing Astra Honda Motor Balikpapan Yehezkiel Felix mengatakan secara total penjualan produk Honda di Kaltim mencapai sekitar 4.000 unit per bulan. Di antaranya, skutik menyumbang penjualan sebesar 81 persen selama periode Januari 2019--Juli 2019.

    Pertumbuhan skutik berlanjut hingga tahun ini, setelah tahun lalu pangsa pasar segmen ini mencapai 79 persen. Penjualan produk skutik keluaran Honda, didominasi oleh Scoopy, diikuti Beat dan Vario. Menurutnya, peningkatan pasar skutik diikuti dengan penurunan share untuk kelas sport di kisaran 9 persen. Namun, untuk pasar lainnya jenis motor bebek masih dalam kategori stabil.

    “Ada pergeseran pola beli masyarakat. Selain itu didukung dengan munculnya produk-produk baru di kelas skutik dari Honda turut berubah pangsa pasar. Karakteristik konsumen yang membeli motor skutik cukup sering dibandingkan dengan jenis sport,” ungkapnya akhir pekan lalu.

    Dia menjelaskan karakteristik konsumen yang membeli motor sport biasanya hanya satu kali membeli dan ketika mempertimbangkan untuk membeli lagi, mereka cenderung beralih ke kapasitas cubical centimeter (cc) yang lebih besar. Sementara itu, untuk pasar skutik, respon pasar lebih cepat terutama ketika ada produk baru yang di luncurkan.

    Saat ini Honda tengah memperkenalkan produk baru di pasar skutik yakni Honda ADV150 dan Honda Genio. Dia mengharapkan dari dua produk ini bisa meraup tambahan penjualan di segmen skutik sebesar 400 unit.

    Utamanya, pihaknya mengharapkan dari produk Genio. Pasalnya produk ADV150 belum bisa terlalu gencar menjual karena masih berupa produk inden. Pabrik produksinya, lanjut dia, terbatas hanya 14.000 unit atau separuhnya produksi PCX. Bahkan untuk unit PCX juga terhitung masih inden.

    Namun dia merasa secara jangka panjang, kehadiran produk Genio belum akan mengambil pasar Scoopy.Tingkat permintaan Scoopy, lanjut dia, masih cukup booming.

    “Produksi sudah ditambah tetap saja permintaannya tinggi. Namun, kemungkinan produk baru ini mengambil pasar Honda Beat. Karena produksi Honda Beat Pop dan Vario110 sudah dihentikan,” katanya.

    Secara keseluruhan, kehadiran produk ini bisa memberikan kontribusi pada penjualan Honda dengan target pertumbuhan pasar sekitar 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.